Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Bahaya Olahraga Lari bagi yang Kelebihan Berat Badan

Ilustrasi. (dok. The Australian)

Topcareer.id – Tubuh langsing merupakan idaman banyak orang. Mereka yang berbadan tambun akan berusaha mengurangi berat badan dengan berlari di atas treadmill atau di lapangan olahraga.

Namun mereka tak menyadari, meski lemak terbakar, ada bahaya lain mengintai: kekuatan tulang melemah dan terancam penyakit artritis.

Lari adalah aktivitas yang membuat otot dan persendian tulang bekerja kelewat berat. Sebab, lutut dan paha harus menahan lima hingga tujuh kali berat badan setiap telapak kaki kita menyentuh bumi.

”Dengan- bobot tubuh berlebih, tentu beban yang harus ditanggung menjadi lebih berat,” kata Nicholas DiNubile, dokter olahraga yang juga konsultan kesehatan tim NBA, Philadelphia 76ers. Kondisi itu membuat potensi terkena artritis tulang semakin besar.

Baca juga: 6 Fakta Unik tentang Otot yang Kamu Mungkin Belum Tahu

Artritis tulang adalah kerusakan yang terjadi pada tulang rawan di persendian. Penyakit ini tentu harus sedini mungkin dihindari. Sebab, semakin lama kerusakan akan meluas dan membuat persendian keropos.

Selain itu, penderita artritis berpotensi terserang hepatitis hingga disfungsi organ tubuh.

Maka, DiNubile mengingatkan agar mereka yang memiliki berat badan berlebih sebaiknya memilih jenis olahraga lain yang bisa dila-kukan tanpa membebani persendian, misalnya renang dan aerobik. Lagipula, dua jenis olahraga itu minim risiko cedera. *

the authorAde Irwansyah

Leave a Reply