Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 28, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Begini Nasib Barista Starbucks yang Dibentak usai Minta Pelanggan Pakai Masker

Sumber foto: khtvnews.com

Topcareer.id – Seorang barista Starbucks belum lama ini dipermalukan di depan umum oleh seorang pelanggan. Peristiwa itu terjadi lantaran sang pelanggan marah, karena diminta untuk mengenakan masker wajah.

Lenin Gutierrez (24), sedang bekerja shift biasa di San Diego Starbucks ketika seorang wanita yang tidak mengenakan masker berjalan masuk dan mencoba untuk memesan.

Gutierrez bertanya kepadanya apakah dia memiliki masker, tetapi sebelum dia menunjukkan pedoman perusahaan yang mengharuskan pelanggan Starbucks untuk memakainya, wanita itu melemparnya dan menyumpahinya.

Kemudian si pelanggan, Amber Lynn Gilles, mengambil foto dirinya dan memberi caption pedas.

“Temui Gutierrez dari Starbucks, yang menolak melayani saya karena tidak mengenakan masker. Lain kali, saya akan menunggu polisi dan membawa surat pembebasan medis,” tulis Gilles di posnya, yang disertai dengan foto Gutierrez.

Alih-alih mendapat dukungan, postingan Gilles justru malah membuat netizen merasa simpati kepada sang barista. Gutierrez bahkan menerima hampir USD 80 ribu tips via virtual setelah postingan itu viral.

“Ketika saya menyadari siapa itu, saya hanya berpikir ‘wow, dia benar-benar mengecam saya di Facebook,'” kata Gutierrez kepada CNN.

“Saya mulai membaca komentar dan hanya menertawakan meme yang dibuat orang tentang ‘pertemuan di alam liar ini.'”

Dukungan untuk Gutierrez

Sorang pria bernama Matt Cowan (26), melihat postingan itu, dan merasa marah dengan perbuatan sang customer. Ia merasa kesal karena Gutierrez diintimidasi akibat melakukan hal yang benar.

Sebagai bentuk dukungan, Cowan memutuskan untuk memulai GoFundMe, yang dia beri nama “Tips for Lenin Standing Up To A San Diego Karen.” Langkah ini dilakukan untuk memberi jalan bagi setiap orang yang ingin memberi tip kepada Gutierrez secara virtual.

Awalnya, tujuan kampanye ini hanya untuk mengumpulkan USD 1.000 saja, tetapi kurang dari seminggu kemudian, ribuan orang telah menyumbangkan hingga jumlahnya mencapai USD 80 ribu.

“Saya pikir itu menghangatkan hati melihat Matt menciptakan GoFundMe untuk saya, meskipun kami tidak saling kenal,” kata Gutierrez.

Gutierrez mengatakan bahwa ia berencana untuk menggunakan sebagian uang GoFundMe untuk mengejar mimpinya menjadi seorang penari. Dia juga ingin menyumbang ke beberapa organisasi di komunitas yang berada di San Diego.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply