Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 20, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

5 Langkah Strategis dalam Negosiasi Gaji

Sumber foto: fool.com

Topcareer.id – Negosiasi gaji merupakan hal yang tidak nyaman. Bahkan jika kamu adalah orang yang cukup percaya diri, meminta lebih banyak uang pasti akan terasa sulit.

Kamu mungkin khawatir perusahaan akan membatalkan tawaran mereka, atau calon manajer kamu menganggap kamu sombong atau serakah.

Padahal, mereka tidak akan berpikir seperti itu. Negosiasi gaji adalah hal yang umum. Jadi manajer HRD atau atasan kamu, mereka hanya akan terlihat serius saat menanggapi permintaanmu, bukan karena menganggapmu serakah.

Jika kamu berencana melakukan negosiasi gaji, ikuti pendekatan strategis berikut ini agar kamu mendapat gaji yang diinginkan.

Baca juga: CEO AMD Lisa Su, Perempuan Bergaji Tertinggi di Dunia

Internalisasikan
Adalah salah jika kamu tidak menginternalisasi fakta bahwa kamu adalah nilai tambah bagi perusahaan saat ini, atau di masa depan. Rencanakan dengan matang dan lakukan persiapan sebelum melakukan negosiasi. Buatlah daftar apa yang telah kamu capai dalam satu tahun terakhir, keterampilan kamu, serta pengetahuan khusus apa yang telah bawa untuk perusahaan.

Jangan sebut angka duluan
Tentu kamu tidak ingin memberi harga terlalu rendah. Biarkan atasanmu jadi yang pertama untuk menawarkan angka gajimu, kamu bisa berpedoman dari sana. Yakinkan kepada atasan bahwa kamu tetap negotiable.

Jangan jadikan masalah pribadi
Negosiasi gaji adalah bisnis semata. Perusahaan membuat tawaran berdasarkan apa yang dapat kamu berikan untuk kemajuan perusahaan. Jangan bawa keluhan tentang beratnya pembayaran cicilan bulanan kamu. Sebaiknya jual dirimu dengan profesional.

Berpikir ke depan
Cari tahu berapa rata-rata kenaikan gaji berkala untuk jenis industri perusahaan tempat kamu bekerja. Lakukan survey. Jika kamu selama ini menerima kenaikan gaji berkala di bawah standar, manfaatkan itu untuk negosiasi.

Baca juga: Survey: Karyawan Lebih Butuh Pengakuan daripada Gaji

Luangkan waktu
Tidak apa-apa meminta waktu untuk memikirkan tawaran jika kamu masih merasa kurang puas. Beri tahu perusahaan bahwa kamu sebetulnya suka bekerja untuk mereka, tetapi kamu harus menghitung angka-angkanya dan akan kembali ke sana setelah memikirkannya. Jika perusahaan membutuhkan jawaban lebih cepat, mereka akan memberitahumu.

Editor: Feby Ferdian

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply