Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, September 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Bermain Game Tak Selalu Berdampak Buruk. Ini Hal Positifnya (Bagian 2)

Dok. Business Insider

Topcareer.id – Perdebatan tentang apakah video game baik atau buruk bagi orang yang memainkannya telah berlangsung sejak lama.

Sayangnya, kebanyakan orang selalu beranggapan bahwa video game merupakan penyebab banyak masalah mental dan fisik, walaupun bukti ilmiahnya masih kurang.

Meskipun masih belum ada cukup bukti untuk menawarkan jawaban yang solid tentang plus minus bermain game, kabar baiknya adalah sebagian besar peneliti menemukan bahwa game tidak hanya berdampak buruk tetapi juga ada dampak baiknya.

Keuntungan bermain game termasuk meningkatkan aktivitas sosial, memperlambat proses penuaan, dan membuat gamer menjadi pengambil keputusan yang lebih baik.

Baca juga: Main Video Games Bisa Tingkatkan Skill Operasi Dokter Bedah

Ya, terlepas dari efek negatifnya video game juga memiliki efek positif. Game dapat membantu mereka yang menderita kecanduan lain seperti minum minuman beralkohol atau merokok. Game juga berpotensi membantu mereka yang menderita multiple sclerosis dengan keseimbangan dan peningkatan fungsi kognitif.

Game multiplayer misalnya, bisa memberikan efek positif dengan membantu menjalin pertemanan. Berikut ini beberapa alasan mengapa game bagus untuk kamu.

Bagian kedua dari dua artikel:

6. Game membantu meningkatkan koordinasi tangan dan mata
Ada banyak profesi yang membutuhkan koordinasi tangan-mata yang lebih baik daripada orang kebanyakan. Para ahli bedah misalnya yang tak hanya harus bisa melakukan operasi yang sukses tetapi juga memastikan mereka tidak mencabut arteri atau organ vital. Ilmuwan di University of Texas Medical Branch melakukan penelitian pada tim medis ahli bedah dan membuktikan bahwa game favorit dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan dan mata.

7. Peningkatan fokus dan perhatian
Salah satu kekhawatiran terbesar orang tua hari ini adalah anak-anak mereka di kelas hanya memikirkan tentang Minecraft dan Pokemon daripada mendengarkan guru. Seorang peneliti bernama Vikranth Bejjanki melakukan beberapa percobaan bersama beberapa rekannya. Tes ini melibatkan dua kelompok, gamer berpengalaman dan tidak berpengalaman, melakukan beberapa tugas perseptual seperti diskriminasi pola. Para gamer akhirnya jauh mengungguli kelompok lain yang jarang atau tidak pernah bermain game. “Pembelajaran yang ditingkatkan dari keteraturan dan struktur lingkungan dapat bertindak sebagai mekanisme inti dimana permainan game aksi memengaruhi kinerja dalam persepsi, perhatian, dan kognisi.” Kata Vikranth.

8. Membantu mengobati depresi
Beberapa tahun yang lalu para peneliti di New Zealand mencari tahu apakah video game dapat digunakan untuk mengobati gangguan mental seperti depresi. Ini dilakukan dengan SPARX, sebuah permainan yang dirancang khusus untuk memberikan terapi kepada remaja dengan cara yang lebih aktif dan menyenangkan daripada konseling biasa.

Baca juga: Galaxy A31, Cocok buat Para Gamer

Sebanyak 168 remaja dengan usia rata-rata 15 tahunan berpartisipasi, dengan semuanya memiliki tanda-tanda depresi. Kelompok dibagi dua, setengah dari kelompok menerima konseling tradisional, dan setengahnya lagi harus bermain game SPARX. Mereka yang bermain game SPARX lebih baik dalam memulihkan diri dari depresi daripada kelompok lain dengan konseling biasa.

9. Membantu tetap bugar
Dari semua manfaat game yang ada, inilah yang sudah diketahui kebanyakan orang. Ini kemungkinan disebabkan oleh sistem Nintendo Wii yang memperkenalkan game kontrol gerak kepada pemain di seluruh dunia. Game aktif seperti Wii Sports dan Wii Fit hingga hari ini ditemukan diaplikasikan di rumah sakit dan panti jompo. Para peneliti di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Oklahoma melakukan tes untuk melihat seberapa jauh permainan aktif yang lebih baik untuk anak-anak dibandingkan dengan kegiatan seperti menonton TV dan menjelajah internet.

Tim menemukan bahwa bermain game kontrol gerak sama bermanfaatnya dengan berjalan di atas treadmill dengan kecepatan 3,5 mph. Kedua kegiatana itu membuat anak-anak membakar jumlah kalori yang sama, yang hampir tiga kali lebih banyak daripada anak-anak yang hanya menonton Netflix.

10. Membantu mendapat hiburan bersama pasangan
Meskipun ada banyak cara bagi pasangan untuk bersenang-senang bersama dan bersantai, psikolog dari University of Denver melakukan penelitian apakah bermain video game juga termasuk salah satunya. Jawaban dari penelitian menunjukkan korelasi yang kuat antara pentingnya mengambil bagian dalam kesenangan, kegiatan yang menyenangkan bersama, dan hubungan yang baik. Howard Markman, salah satu psikolog yang terlibat dalam penelitian ini mengatakan “semakin banyak berinvestasi dalam kesenangan dan berada di sana untuk pasangan, semakin bahagia hubungan itu dari waktu ke waktu.

Ini membuktikan bahwa pasangan yang bermain game bersama cenderung memiliki hubungan yang lebih bahagia dan lebih sehat. Cobalah cari game yang sama-sama disukai dan bisa dimainkan bersama pasangan.

Nah itu tadi beberapa hal positif yang bisa didapatkan dari bermain game. Namun, hal positif ini tentunya hanya bisa didapat apabila kamu bisa disiplin dan mengontrol diri agar bisa bermain video game secara tidak berlebihan.

Selama kamu menggunakan video game sebagai hiburan semata baik untuk diri sendiri maupun bersama pasangan dan tidak berlebihan, tentu kamu akan menikmati hal positif dari bermain video game. *

Editor: Ade Irwansyah

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply