Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, October 19, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Tiga Ngarai, Bendungan di China yang Mampu Lambatkan Rotasi Bumi (Bagian 2)

Dok/Flickr

Topcareer.id – Ketika Bendungan Tiga Ngarai dibangun di China, sebanyak 39 triliun kilogram air dari Sungai Yangtze berada di belakangnya, menumpuk hingga 175 meter di atas permukaan laut. Ini sedikit mengubah momen inersia Bumi, menyebabkan rotasi bergerak lebih lambat.

NASA telah menghitung bahwa bendungan ini memperlambat rotasi sebesar 0,06 mikrodetik. Kecepatan rotasi planet Bumi sebenarnya berfluktuasi cukup sering, karena dapat dipengaruhi oleh gempa bumi, bulan, dan pergerakan Kutub Utara yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Namun, pada saat yang sama, bendungan Tiga Ngarai ini tak pelak menjadi subjek kontroversi yang penting dan signifikan. Baik dalam skala nasional, regional, atau bahkan internasional.

Jadi, jika kamu ingin mengetahui ada cerita apa saja di balik Bendungan Tiga Ngarai ini, dan apa yang membuatnya sangat kontroversial, berikut beberapa faktanya.

Bagian kedua dari artikel.

Proyek Tiga Ngarai butuh beberapa dekade sebelum akhirnya menjadi kenyataan
Setelah Sun Yat-Sen mengusulkan penciptaan bendungan pada tahun 1919, Bendungan Tiga Ngarai tidak dibahas sampai tahun 1944 hingga 1946.

Republik Tiongkok menandatangani kontrak dengan Biro Reklamasi Amerika Serikat untuk merancang bendungan pada tahun 1946. Namun, proyek ini ditinggalkan karena perang saudara Tiongkok yang terjadi setelah Perang Dunia II.

Ada beberapa upaya untuk membangun bendungan pada 1950-an dan 1970-an, namun gejolak sosial selalu memaksa proyek untuk ditunda. Hari pertama pembangunan Bendungan Tiga Ngarai akhirnya dimulai 14 Desember 1994 dan mulai beroperasi pada tahun 2009.

Bendungan Tiga Ngarai tertunda sejak awal
Sejak Bendungan Tiga Ngarai diumumkan pada tahun 1994, proyek ini menggeliat dalam kontroversi dan penundaan. Proyek ini semula dijadwalkan selesai pada 2008 tetapi peningkatan biaya, kepedulian lingkungan, korupsi politik China, dan masalah pemukiman kembali menyebabkan kemajuan proyek melambat dan kadang-kadang terhenti.

Polusi air
Salah satu kontroversi terbesar seputar Bendungan Tiga Ngarai adalah jumlah kerusakan yang diakibatkan bendungan terhadap lingkungan. Perkiraan menyatakan bahwa 70% dari air tawar Cina tercemar dan bendungan bisa membuatnya jauh lebih buruk.

Bendungan itu berada di atas fasilitas limbah lama dan operasi penambangan. Belum lagi, 265 juta galon limbah mentah dibuang di Sungai Yangtze setiap tahun.

Migrasi masif
Ketika proyek itu dibangun, 1,2 juta orang terpaksa pindah dan mencari rumah baru karena digusur. Saat ini, pemerintah Cina masih melakukan migrasi orang keluar dari daerah tersebut dan diperkirakan akan memindahkan ratusan ribu orang lagi di tahun-tahun mendatang.

Pengendalian banjir yang lebih baik
Banjir musiman Sungai Yangtze telah menjadi penyebab utama keprihatinan bagi orang-orang yang menderita bencana alam selama bertahun-tahun, yang tak terhitung jumlahnya.

Sungai Yangtze adalah sungai terpanjang ketiga di dunia, berliku 6.357 km di seluruh Asia. Bendungan Tiga Ngarai membantu menjaga sungai di teluk selama musim banjir, membantu melindungi jutaan rumah dan kehidupan di hilir, serta kota-kota penting yang duduk berdekatan dengan Yangtze seperti, Wuhan, Nanjing, dan Shanghai.(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply