Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, September 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Perekrutan Jarak Jauh Selama Pandemi COVID-19 (Bagian 2)

Topcareer.id – Hampir semua perusahaan melakukan proses perekrutan jarak jauh saat ini akibat pandemi virus corona yang memaksa semua pihak menerapkan protokol kesehatan untuk menjaga jarak dan menghindari beresentuhan.

Wawancara kerja secara langsung sudah cukup menantang, lalu bagaimana seharusnya menjalani sesi wawancara jarak jauh agar bisa berlangsung dengan lancar? Baik itu dari sisi pewawancara maupun kandidat.

Jawabannya adalah: Adaptasi. Itulah yang dilakukan perekrut dan manajer perekrutan, dan mereka berharap kamu sebagai kandidat juga akan melakukannya.

Baca Juga: Efek Corona, Maskapai Penerbangan Hentikan Perekrutan, Potong Gaji dan Rumahkan Karyawan

Inilah yang perlu kamu ketahui tentang proses wawancara jarak jauh dan apa yang perlu kamu lakukan untuk mendapatkan pekerjaan itu.

Bagian kedua dari artikel:

4) Pewawancara memperhatikan cara kamu menangani tantangan
Selain merefleksikan kekuatan kamu yang paling relevan, kamu mungkin juga ingin siap membahas strategimu untuk menghadapi situasi yang menantang. Kepositifan dan ketahanan adalah sifat penting, terutama selama masa-masa sulit. Sebagai seorang manajer perekrutan, tentunya ingin tahu tentang bagaimana pelamar telah mengatasi hambatan masa lalu dan bagaimana mereka melihat pengalaman yang memengaruhi cara mereka mendekati bulan-bulan mendatang.

Bagaimana adaptasinya:
Bersiaplah untuk berbagi cerita tentang saat kamu mengatasi kesulitan pribadi, menghadapi konflik di tempat kerja, menavigasi situasi yang penuh tekanan, atau menggunakan keterampilan berpikir kreatif kamu untuk menyelesaikan masalah yang kompleks. Ini dikenal sebagai pertanyaan wawancara perilaku dan kamu dapat menjawabnya secara efektif dengan mengatur adegan serta berikan rincian yang diperlukan dari contoh yang kamu berikan. Jelaskan apa tanggung jawab kamu dalam situasi itu. Juga jelaskan langkah-langkah apa yang kamu ambil untuk mengatasinya. Lalu sampaikan hasil yang dicapai dari tindakan kamu.

5) Hal-hal yang mungkin tidak lancar
Bagi banyak perusahaan, proses perekrutan jarak jauh belum pernah terjadi sebelumnya. Yang berarti mereka akan melakukan yang terbaik untuk membuatnya berjalan lancar. Jika kamu baru mengenal pekerjaan jarak jauh, tidak apa-apa. Akan selalu muncul ketidakpastian dari perusahaan. Yang berarti ada beberapa hal yang tidak akan kamu ketahui. Jadi, kamu harus bisa beradaptasi, sabar, komunikatif, dan proaktif lebih dari biasanya.

Bagaimana adaptasinya:

  • Tunjukkan kesabaran
    Waktu terus berjalan. Proses mungkin akan mulai dan berhenti dan mulai lagi. Lakukanlah apa yang terbaik untuk beradaptasi. Jika kamu merasa perusahaan memberikanmu solusi, tidak apa-apa untuk mengikutinya.
  • Berkomunikasi
    Tunjukkan ketersediaan kamu, perbarui kabar pada perekrut jika ada perubahan di pihak kamu, hubungi manajer perekrut untuk memberi tahu mereka bahwa kamu masih tertarik, dan jangan takut untuk bertanya jika ada yang tidak jelas.

6) Wawancara adalah komunikasi dua arah
Inti dari proses wawancara adalah menemukan yang tepat untuk semua orang yang terlibat. Jadi, ketika kamu mengenal calon atasan, kamu harus memikirkan tidak hanya bagaimana membuat mereka terkesan, tetapi juga apakah mereka bisa cocok dengan tujuan, prioritas, dan gaya kerja kamu. Siapkan pertanyaan dan diskusikan preferensi kamu ketika saatnya tiba.

Bagaimana adaptasinya:

  • Renungkan kebutuhan kamu
    Segalanya akan terus bergerak selama beberapa bulan ke depan, jadi kamu akan ingin mendedikasikan beberapa pemikiran serius tentang apa yang bisa berguna bagi dirimu sekarang dan di masa depan. Apakah kamu lebih suka bekerja dari jarak jauh tanpa batas waktu atau ingin bekerja di kantor.
  • Tahu kapan harus bicara
    Apa pun preferensi atau batasan kamu, saat ini atau di masa depan, kamu ingin memastikan bahwa kamu menemukan jalur yang tepat. Mengetahui apa yang kamu cari akan membantumu mengevaluasi calon pemberi kerja. Mengajukan pertanyaan tentang rencana perusahaan untuk kembali bekerja, gaya manajemen supervisor, dan harapan tentang komunikasi akan membantu memberi kamu gagasan yang layak tentang bagaimana rasanya bekerja untuk organisasi baik selama maupun setelah pandemi.**(RW)
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply