Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Virus Corona Terdeteksi Pada Chicken Wings Asal Brazil

Topcareer.id – Virus corona terdeteksi pada sayap ayam beku impor di Shenzhen, Provinsi Guangdong China Selatan, kata pihak berwenang setempat pada Kamis (13/8), produk tersebut dilaporkan berasal dari Brazil.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit setempat menguji virus pada permukaan produk sampel dari negara Amerika Selatan, dan hasil uji asam nukleatnya kembali positif. Semua personel yang mungkin telah menyentuh produk tersebut telah menerima tes asam nukleat, menurut otoritas setempat.

Hasil untuk personel negatif, dan semua produk terkait dalam stok ditutup, sementara produk yang sudah terjual dilacak dan ditangani oleh otoritas terkait.

Baca Juga: Hati-hati, Tempat Ini Rentan Penularan Virus Corona

Ini merupakan kasus terbaru virus corona yang ditemukan di permukaan produk impor beku, setelah ditemukan virus pada kemasan makanan laut impor beku dari negara-negara Amerika Selatan termasuk Ekuador.

Sejak awal Juli, tujuh kota di China telah melaporkan mendeteksi virus pada kemasan makanan laut beku, menurut laporan media. Beberapa ahli kesehatan menjelaskan bahwa alasannya adalah wabah COVID-19 masih sangat mempengaruhi banyak negara.

Prosedur pengemasan makanan laut beku berarti lebih mungkin terkontaminasi, dan produk biasanya disimpan di lingkungan bersuhu rendah, yang dapat memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi virus, kata beberapa ahli.

‘Tidak ada bukti’ penularan dari makanan
WHO mengatakan “sangat tidak mungkin orang dapat tertular Covid-19 dari makanan atau kemasan makanan.” Menurut CDC, risiko infeksi virus dari produk makanan atau kemasan makanan “dianggap sangat rendah”.

Baca Juga: 4 Cara Lindungi Orang Tua Kamu dari Penularan Virus Corona

WHO menunjukkan bahwa virus corona menyebar sebagian besar dari orang ke orang melalui tetesan pernapasan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara.

Meskipun mungkin untuk tertular Covid-19 dengan menyentuh permukaan atau benda termasuk makanan atau kemasan makanan yang mengandung virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mungkin mata, itu bukan penyebab utama cara virus menyebar, menurut CDC.

“Tidak ada bukti hingga saat ini virus yang menyebabkan penyakit pernapasan ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan. Virus corona tidak dapat berkembang biak dalam makanan, mereka membutuhkan hewan atau inang manusia untuk berkembang biak,” kata WHO.

David Hui Shu-cheong, ahli pengobatan pernafasan di Universitas Cina Hong Kong, mengatakan produk makanan impor yang dites positif di China hampir pasti telah terkontaminasi selama pengemasan.

Tetapi dia mengatakan itu tidak berarti bahwa mereka menular – tes asam nukleat dapat mendeteksi RNA dari virus yang mati. Sisa-sisa virus tersebut diketahui telah menimbulkan hasil false positive pada pasien yang sudah sembuh dari virus corona, seperti di Korea Selatan.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply