Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, October 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

10 Keterampilan yang Wajib Dimiliki Social Media Specialist (Bagian 1)

Ilustrasi. Sumber foto: econsultancy.comIlustrasi. Sumber foto: econsultancy.com

Topcareer.id – Peran social media specialist sangat penting bagi perusahaan yang ingin menjadi yang terdepan dalam permainan pemasaran dan membangun hubungan yang menarik dengan komunitas.

Dalam 18 tahun terakhir, manajemen media sosial telah berubah menjadi posisi multi-segi yang membutuhkan berbagai keterampilan interdisipliner.

Tidak heran jika pekerjaan ini sangat diminati. Social media specialist memiliki pekerjaan yang lebih signifikan daripada hanya dibayar untuk sekedar nge-Tweet.

Tugasnya mungkin termasuk mengatur strategi sosial, menganalisis data di seluruh platform, membuat konten, menjalankan iklan berbayar, mengelola kampanye, dan berkoordinasi dengan tim pemasaran dan hubungan masyarakat.

Jika kamu tertarik untuk menjadi social media specialist yang berdedikasi, berikut 10 keterampilan yang wajib kamu miliki untuk memulai karier ini:

Bagian pertama dari artikel:

Keterampilan Bercerita
Pemasaran konten dan media sosial berjalan seiring dalam membangun citra merek. Pakar media sosial adalah suara utama di balik saluran sosial perusahaan, dan setengah dari tugasnya adalah mengedukasi orang tentang merek. Sebagai penjaga gerbang konten, kemampuan menulis, mengedit, dan mendongeng yang kuat sangat penting untuk menetapkan kisah yang tepat di seluruh platform yang benar-benar mewakili perusahaan.

Estetika Visual yang Kuat
Di media sosial, aspek visual sangat penting dalam mendefinisikan sebuah kehadiran. Menceritakan merek tidak hanya dilakukan dengan kata-kata tetapi melalui pembuatan presentasi estetika yang kohesif di seluruh platform. Untuk alasan ini, mata yang baik untuk desain dan kemampuan untuk membuat konsep dan membuat konten yang menarik adalah suatu keharusan. Meskipun tidak perlu memiliki keterampilan Photoshop tingkat lanjut, pengetahuan dalam menggunakan alat pembuatan konten seperti Adobe Spark, Giphy, dan Canva dapat membantu ahli strategi media sosial membuat postingan yang menarik.

Manajemen Komunitas
Tujuan utama media sosial adalah terlibat dengan komunitas secara efektif. Social media specialist harus bisa “memanusiakan” sebuah merek, untuk memungkinkan pelanggan dan pembaca merasa seperti mereka tidak hanya menerima penawaran dan berita, tetapi juga memiliki kemampuan untuk merespons. Ini dapat melibatkan banyak eksperimen pada strategi posting untuk membuat orang merespons. Temukan bagaimana audiens berkomunikasi untuk lebih memahami komentar, pertanyaan, kebutuhan, dan kekhawatiran mereka.

Trend Awareness
Dalam industri yang terus berubah ini, sangatlah penting untuk selalu mengikuti tren berita, tools, aplikasi, serta praktik terbaik dan teknologi media sosial terbaru. Pilih tools sosial yang tepat untuk menemukan istilah dan percakapan yang relevan secara online. Mengikuti perkembangan “dunia nyata” di luar platform sosial akan membantu manajer menghasilkan konten yang segar dan relevan.

Merangkul Keragaman Saluran
Ahli strategi media sosial perlu memiliki pengetahuan yang mendalam tentang setiap platform media sosial untuk memilih saluran mana yang tepat untuk perusahaan. Misalnya, posting yang berkinerja baik di Twitter mungkin lemah di Instagram, karena setiap saluran menawarkan target pasar yang berbeda. Sangat penting untuk mengenali audiens perusahaan di seluruh platform dan mengidentifikasi konten yang harus bervariasi.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply