Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, September 20, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Pesta Besar-Besaran di Wuhan Setelah Tak Adanya Kasus Baru Virus Corona

Topcareer.id – Ribuan orang berdesakan tanpa masker, bermain-main di atas pelampung karet di kolam dan bersorak-sorai mengikuti festival musik.

Ini bukan gambaran pemandangan perayaan tahun baru 2020, tetapi adalah pemandangan akhir pekan (15/8) di kota Wuhan di China, tempat COVID-19 pertama kali muncul akhir tahun 2019 lalu.

Foto-foto pengunjung pesta di Maya Beach Water Park Wuhan tampak sangat jauh dari wabah yang sedang terus terjadi di seluruh dunia dan kini pemadangan terssbut menjadi viral.

Baca Juga: Lockdown di Wuhan Dicabut Saat Dunia Masih Perang Lawan Corona

Ini adalah dunia yang terpisah dari gambaran yang tampak dari Wuhan ketika lockdown pertama di Wuhan akibat COVID-19 pada Januari hingga terlihat bak sebuah kota hantu tanpa penduduk dan kendaraan kala itu.

Lockdown dicabut pada bulan April setelah tidak ada kasus yang ditularkan secara domestik di provinsi Wuhan atau Hubei sejak pertengahan Mei.

Pada saat lockdown, kota berpenduduk 11 juta orang itu sepenuhnya terputus dari seluruh China, karena ribuan orang selama beberapa bulan ke depan diuji dan ditempatkan di karantina. Semua pertemuan publik yang besar dibatalkan dan orang-orang diminta untuk menghindari pertemuan.

Pada bulan Maret, lockdown perlahan mulai mereda. Pusat perbelanjaan mulai dibuka kembali, transportasi umum mulai beroperasi dan orang-orang perlahan-lahan mulai keluar, meskipun jarak sosial masih berlaku dan masker harus dipakai.

Pada 8 April, lockdown Wuhan secara resmi dicabut. Pasangan bergegas untuk menikah, setelah rencana mereka ditunda selama berbulan-bulan.

Untuk sementara waktu tampaknya kehidupan kembali normal ketika sekolah dibuka kembali, bisnis perlahan-lahan muncul dan transportasi umum kembali beroperasi.

Tetapi pada 12 Mei, enam kasus virus baru tercatat. Kota ini dengan cepat memberlakukan rencana ambisius untuk menguji seluruh populasinya yang berjumlah 11 juta orang. Wabah segera dikendalikan.

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply