Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Strategi Tingkatkan Penjualan Online Selama Pandemi Virus Corona

Topcareer.id – Dulu, interaksi tatap muka merupakan persyaratan untuk kesuksesan penjualan, tetapi sekarang tidak lagi. Bahkan sebelum pandemi virus corona melanda, peningkatan alat komunikasi virtual membuat pencarian calon pelanggan semakin mudah dilakukan secara online.

Di saat krisis, ketika berita sering kali dipenuhi dengan tajuk berita yang mengejutkan dan tidak menyenangkan tentang pandemi COVID-19, penting untuk tetap tenang dan menyadari bahwa tidak semuanya berada di luar kendali kamu sepenuhnya.

Masih banyak cara untuk membuat perbedaan. Jika kamu berkarier sebagai sales atau marketing, ada juga strategi yang dapat digunakan tim penjualan kamu untuk mengatasi dampak bisnis dari virus corona.

Baca Juga: Dukung Penjualan Produk Lokal, Pemerintah Luncurkan Kampanye #SemuanyaAdaDisini

Berikut ini beberapa taktik yang bisa kamu gunakan untuk menjaga angka penjualan kamu tetap tinggi selama masa krisis ini:

  • Kumpulkan prospek bisnis
    Ini adalah waktu yang tepat untuk membuka percakapan dan memposisikan diri kamu sebagai top-of-mind ketika bisnis dibuka kembali. Luangkan waktu dan sumber daya ekstra untuk membangun hubungan prospek yang diperoleh sekarang. Jika industri kamu tidak terlalu terpengaruh oleh COVID-19, sebaiknya kamu mulai membangun hubungan dan memiliki kumpulan prospek yang lebih dalam untuk diajak bekerja sama dalam jangka panjang.
  • Fokus pada waktu yang tepat
    Tidak diragukan lagi bahwa sebagian besar industri telah terdampak oleh virus corona dan ada kemungkinan besar bahwa prospek kamu mungkin sudah mengalami titik kekhawatiran yang signifikan tentang situasi tersebut. Luangkan waktu untuk memikirkan tentang bagaimana kamu dapat mengubah posisi produk kamu untuk mengurangi kekhawatiran tersebut. Dalam presentasi, kamu harus berbicara tentang bagaimana perusahaan kamu dapat membantu klien beradaptasi dengan situasi yang selalu berubah ini dan menyoroti manfaat utama yang akan membuat mereka melewati masa sulit ini.
  • Memimpin dengan empati
    Bagi mereka yang bekerja di bagian penjualan dan pemasaran, kamu bisa mengambil garis tipis antara memahami suatu situasi dan merasa seolah kamu memanfaatkannya untuk mendapatkan uang. Itulah mengapa sangat penting untuk menjadi sesensitif mungkin dan pastikan untuk memimpin dengan empati. Bagian terbaiknya adalah empati itu gratis dan ini adalah alat terbaik yang dapat kamu gunakan untuk memandu interaksi kamu dengan klien dan prospek. Raih dan tawarkan bantuan serta dukungan yang tulus.
  • Berkreasilah dengan presentasi penjualan
    Karena banyak orang mengurangi perjalanan terkait pekerjaan dan pertemuan langsung, promosi online menjadi lebih penting dari sebelumnya. Ini mungkin berarti kamu perlu menyesuaikan proses penjualan agar sesuai dengan media virtual baru ini. PowerPoint sebagai tools presentasi hanyalah langkah pertama. Kamu harus memiliki cara yang baik untuk menyampaikan informasi selama meeting penjualan jarak jauh. Pastikan tools untuk virtual meeting kamu berkualitas. Kamu bisa gunakan Zoom, Google Meet, Facetime, ataupun Skype.
  • Buat video yang lebih spesifik
    Semua teknologi memungkinkan kamu untuk terus terhubung, namun kamu masih harus sedikit inovatif dengan cara kamu menyajikan informasi kepada klien. Jika kamu sudah memiliki ide bagus tentang target kamu, maka sekarang adalah waktu yang tepat untuk membuat video yang menargetkan area spesifik tersebut untuk upaya penjualan jarak jauh kamu. Faktanya, 59% eksekutif mengatakan mereka lebih suka menonton video daripada membaca teks. Kamu mungkin sudah memiliki banyak informasi yang bisa digunakan untuk membuat konten video yang bagus, seperti tur virtual video produk, blog video, tutorial fitur, webinar, testimoni pelanggan, hingga live streaming.
  • Jangan berhenti menjual
    Meskipun situasi dan kondisi saat ini tampak sedikit suram, ini bukan waktunya untuk berhenti berjualan. Teruskan, tetap mencari prospek, dan tetap tenang. Penting untuk terus beradaptasi dan terus berbisnis. Kamu mungkin menemukan bahwa kesepakatan penjualan jarak jauh sedikit terhenti, jadi pastikan untuk menjaga kegiatan penjualan tetap pada jalurnya. Meskipun beberapa perusahaan mungkin menahan investasi hingga masa ketidakpastian ini teratasi, namun jika kamu mengikuti tips-tips ini, kamu akan bertahan untuk tetap berada di garis depan saat situasi kembali normal.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply