Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

5 Cara Manajemen Aset yang Efektif Bagi Perusahaan

Topcareer.id – Apa pun jenis aset yang dimiliki perusahaan, apakah itu berwujud atau tidak berwujud, mengelola aset bukanlah tugas yang mudah.

Terutama jika Anda memiliki sejumlah besar aset yang harus dijual kepada pelanggan atau klien. Meskipun ada berbagai tantangan yang pasti dihadapi dalam mengelola aset, bukan tidak mungkin untuk membuat proses lebih mudah dan sederhana.

Berikut ini lima cara yang bisa kamu terapkan untuk menyederhanakan manajemen aset sehingga bisa mengoptimalkan efisiensi bisnis.

Baca Juga: Karier Kamu Stagnan? Coba 5 Strategi Manajemen Karier Ini

  1. Tentukan orang atau tim yang dapat diandalkan untuk bertanggung jawab atas aset
    Kamu mungkin memiliki banyak hal dalam bisnis untuk dipikirkan. Tentu kamu tidak dapat mengontrol setiap elemen bisnis yang kamu jalani, terutama pengelolaan aset. Karena itu, kamu harus menentukan seseorang yang bisa dipercaya dan diandalkan untuk bertanggung jawab atas aset perusahaan. Jika bisnis kamu kecil, maka satu atau dua orang cukup untuk bertanggung jawab mengelola aset. Namun, jika kamu memiliki perusahaan besar, maka kamu harus memiliki tim yang berfokus pada pengelolaan dan pemeliharaan aset perusahaan.
  2. Cari tahu siklus hidup aset
    Perlu untuk mengetahui siklus hidup masing-masing aset, dari pembelian hingga penjualan. Prediksikan berapa lama kamu bisa menggunakan masing-masing aset. Ini akan memudahkan untuk menentukan waktu terbaik melakukan pemeliharaan aset. Dengan memperkirakan siklus hidup aset, kamu juga dapat melakukan pembelian lebih bijak untuk jangka panjang.
  3. Lakukan stock opname secara rutin
    Tanpa stock opname aset secara teratur, bisnis kamu dapat menderita kerugian finansial. Kamu bisa ditagih membayar pajak untuk aset yang sudah terdepresiasi, asuransi, pembelian, dan memelihara aset yang tidak perlu. Kamu juga bisa kewalahan ketika aset tidak memadai untuk memenuhi permintaan pelanggan atau klien. Karena itu, sangat penting untuk melakukan stock opname aset yang sebenarnya kamu miliki dan catat jumlah aset dalam buku.
  4. Memahami depresiasi aset
    Sangat penting untuk mengetahui depresiasi aset perusahaan. Ketahui aset mana yang tidak lagi cocok untuk digunakan, kemudian cari tahu penyebabnya. Kamu mungkin tidak tahu bahwa ada beberapa item yang sudah ketinggalan zaman, tetapi masih digunakan oleh karyawan, dan ini tentu saja memperlambat pekerjaan mereka. Oleh karena itu, pelacakan penyusutan aset secara teratur sangat diperlukan agar kamu dapat mengidentifikasi item mana yang tidak boleh digunakan lagi dan mencari waktu terbaik untuk melakukan peremajaan aset.
  5. Menerapkan solusi manajemen aset otomatis
    Mengelola aset secara manual membutuhkan banyak waktu, upaya, dan biaya tanpa mendapatkan hasil yang setara. Untuk mengoptimalkan manajemen aset, pertimbangkan untuk menggunakan solusi manajemen aset otomatis. Perangkat lunak ini mengotomatiskan proses manajemen aset, seperti nilai aset dan pelacakan penyusutan, pemeliharaan aset, manajemen kontrak, analisis biaya, dan pembuatan laporan yang mendalam. Dengan begini kamu bisa meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan produktivitas bisnis.**(RW)
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply