Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Cara Agar Sales Perusahaan Tetap Kompetitif di Tengah Pandemi Virus Corona

Topcareer.id – Melih Oztalay, CEO SmartFinds Marketing di Birmingham, Michigan, bergabung dengan tim dari M2 TechCast untuk membahas pemasaran digital selama masa pandemi virus corona.

Melih menyarankan bahwa memangkas pengeluaran pemasaran dan iklan digital selama pandemi bukanlah ide yang baik. “Anda ingin pelanggan tahu bahwa Anda akan ada untuk mereka ketika pembatasan jarak sosial berakhir,” katanya.

Dia menambahkan “penting untuk tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan, menjaga merek Anda tetap hidup, dan mendapatkan kepercayaan pasar selama waktu-waktu krisis ini”.

Baca Juga: Strategi Tingkatkan Penjualan Online Selama Pandemi Virus Corona

Ekonomi global sedang merosot akibat pandemi virus korona. Jutaan orang terpaksa bekerja dari rumah, bisnis telah pindah untuk bekerja dari jarak jauh, dan diperkirakan ada ketakutan pada pemilik bisnis untuk menarik anggaran pemasaran dan periklanan digital mereka.

Ketakutan yang memuncak seiring dengan pemboman tanpa henti dari topik berita yang berfokus pada topik tunggal mengenai pandemi COVID-19 ini secara otomatis memaksa bisnis untuk masuk ke mode bertahan hidup selama keadaan darurat.

Menarik kembali pemasaran digital dan anggaran periklanan tampaknya menjadi seperti reaksi yang wajar. Namun pada gilirannya akan memungkinkan perusahaan untuk mundur dari kegiatan operasional sehari-hari.

Baca Juga: Investasi ORI017 Catat Rekor Penjualan Tertinggi, Terbesar dari Milenial

Reaksi berdasarkan rasa takut ini tidak logis dan juga tidak objektif untuk bisnis. Penjualan perlu dilanjutkan tidak hanya selama pandemi tetapi yang lebih penting ketika pandemi berakhir. Perusahaan tentu tidak ingin menunggu selama 30, 60 atau bahkan 90 hari untuk memulai penjualan setelah pandemi. Sebuah bisnis selalu ingin melakukan penjualan secepat mungkin.

Nah, jika perusahaan menarik kembali kegiatan pemasaran digital dan anggaran periklanannya sekarang, perusahaan jadi perlu mengubah mesin pemasaran dari awal setelah pandemi berakhir. Itu akan membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan pengembalian investasi. Ingatlah bahwa pesaing akan memasuki pasar pada saat yang sama setelah pandemi dan ini akan menambah kebingungan untuk memulai langkah penjualan kembali.

Untuk alasan ini, satu hal yang lebih bisa berhasil untuk perusahaan adalah pemasaran dan periklanan digital tetap dijalankan. Ini adalah garis hidup penjualan perusahaan. Perusahaan perlu mempertahankan hal ini agar tetap menjadi yang terdepan dalam persaingan.

Selain itu, perusahaan pasti ingin mempertahankan merek nya di pasar untuk menunjukkan bahwa perusahaan sebenarnya tetap terbuka untuk bisnis, hal ini memungkinkan pelanggan untuk menaruh kepercayaan pada merek perusahaan kamu.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply