Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, September 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Ingin Lingkungan Kerja yang Apresiatif ? Coba 5 Tips Ini!

Sumber foto: Life Health CareSumber foto: Life Health Care

Topcareer.id – Kamu seorang atasan di sebuah perusahaan penjualan? Tentu, kamu ingin membuat semua karyawanmu mencapai target yang ditentukan kan? Untuk itu, penting bagi seorang pemimpin menciptakan lingkungan kerja yang apresiatif.

Namun perlu diingat, lingkungan kerja yang apresiatif bukan berarti hanya dipenuhi dengan apresiasi. Sebagai seorang pemimpin, kamu juga perlu memberi kritik agar karyawan kamu mengetahui apa yang harus diperbaiki.

Lalu bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang apresiatif tersebut?

Pertama, usahakan selalu tersenyum dan menyapa bawahan kamu. Karena sikap ini akan membuat kamu terkesan sebagai pemimpin yang ramah dan karismatik. Meskipun terkesan sepele, hal sederhana ini mampu menebar energi positif selama berada di kantor lho.

Baca juga: Mau Kerja di Luar Kantor? Ini Tipsnya

Kedua, feedback yang kamu berikan diibaratkan sebagai vitamin, sedangkan kritik yang konstruktif dapat diumpamakan sebagai obat. Untuk itu kamu perlu menyeimbangkan keduanya agar menjadi ideal.

Ketiga, sebagai pemimpin tentu kamu ingin melihat hasil yang bagus. Eits, tapi jangan lupa untuk selalu ingin mengetahui prosesnya ya. Dan jangan lupa juga untuk selalu menyampaikan progres tersebut pada saat evaluasi triwulan, pertengahan tahun, maupun akhir tahun.

Keempat, di tahap ini kamu dituntut untuk memberi penawaran seperti promosi, kesempatan studi, training, atau reward lainnya jika bawahan kamu bisa menunjukkan penjualan yang baik dan signifikan. Hal ini bisa menjadi pemacu semangat baik untuk karyawan tersebut, maupun karyawan lainnya.

Terakhir, adalah pertemuan bersama tim kerja secara berkala. Dalam rapat tersebut, usahakan membukanya dengan pencapaian positif yang telah dilakukan. Dengan begitu, ini bisa menjadi awal yang baik untuk membangun suasana kerja yang apresiatif.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply