Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, November 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

27 Orang Tertular Covid-19 di Starbucks Korea Selatan, 4 Karyawannya Selamat karena Kenakan Masker

Topcareer.id – Berita ini kembali menjadi bukti betapa pentingnya untuk selalu disiplin menggunakan masker saat sedang beraktivitas di luar rumah.

Setelah seorang wanita dengan virus corona mengunjungi kafe Starbucks di utara Seoul, lebih dari dua lusin pelanggan dinyatakan positif beberapa hari kemudian. Namun keempat karyawan Starbucks yang memakai masker lolos dari infeksi COVID-19.

Tanggal 8 Agustus 2020 di kota Paju, Korea Selatan adalah contoh lain seberapa cepat virus corona dapat menyebar di ruang tertutup dan dalam ruangan serta cara untuk meminimalkan penularan yaitu dengan menggunakan masker.

Baca Juga: Ini Bukti Masker Bisa Halangi Penyebaran Tetesan Partikel Covid-19

“Ini berbicara banyak tentang peran yang dapat dimainkan oleh masker,” kata Ma Sang Hyuk, seorang dokter penyakit menular anak di Rumah Sakit Changwon Fatima di Korea Selatan. “Masker mungkin tidak memberikan perlindungan 100%, tetapi ya tidak ada yang seefektif itu.” Ujarnya.

Panduan tentang masker wajah dikeluarkan dari Australia hingga Venezuela untuk membantu membendung pandemi, yang telah menginfeksi lebih dari 23 juta orang dan menewaskan sedikitnya 810.000 orang di seluruh dunia.

Masker menjadi wajib di New Zealand bagi penduduk yang menggunakan transportasi umum dan di dalam kendaraan yang berbagi tumpangan. Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mengeluarkan saran tentang penggunaannya pada anak-anak.

Tetapi resistensi terhadap pemakaian masker tetap ada di beberapa negara seperti di AS dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia, bahkan di Indonesia juga, di mana masih sangat banyak orang keberatan untuk memakai masker saat keluar rumah dan memasuki toko, restoran, atau kafe. Informasi yang salah tentang efektivitas dan keamanannya juga banyak menyebar.

Baca Juga: Cara Efektif Bersihkan Masker Kain

“Virus dapat menyebar di mana orang tidak dapat memakai masker saat makan atau minum, seperti kejadian penularan yang disaksikan di Starbucks di Paju,” kata Jung Eun-kyeong, kepala Pusat Pengendalian & Pencegahan Penyakit Korea Selatan.

“Kasus Starbucks adalah salah satu peluang paling penting untuk mempelajari faktor risiko di antara sekelompok orang yang kurang terkontrol,” kata Arnold Bosman, direktur di Transmissible BV, pengembang materi pelatihan untuk pengendalian wabah yang berbasis di Belanda. “Kasus Starbucks ini akan menjadi latihan yang sangat berharga bagi ahli epidemiologi generasi mendatang.”

Infeksi yang berawal dari pelanggan Starbucks ini kemudian menyebabkan sekitar tiga lusin lebih kasus di luar kedai kopi pada 24 Agustus 2020. Korea Selatan pun menambah lebih dari 3.000 kasus bulan ini yang telah mendorong pemerintah Korea Selatan untuk mempertimbangkan memberlakukan peraturan ketat tingkat tinggi untuk social distancing dan penggunaan masker.

Wilayah metropolitan Seoul kini telah muncul sebagai hot spot virus corona, dan otoritas pemerintah setempat mewajibkan mulai sekarang bagi semua warga untuk mengenakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply