Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Cara Mengejutkan untuk Tingkatkan Sistem Kekebalan Tubuh: Bikin Jurnal

Topcareer.id – Tak hanya remaja resah yang membuat jurnal. Ikon bisnis seperti Oprah Winfrey dan Richard Branson pun melakukannya. Itu mungkin karena mereka tahu bahwa membuat jurnal lebih dari sekadar mengaku jatuh cinta dan melampiaskan kecemasan.

Daftar panjang ahli menegaskan bahwa membuat jurnal profesional dapat membantumu tidak hanya mengelola stres kerja, tetapi juga memperhatikan pola, memperjelas pemikiran, memperkuat pembelajaran, dan meningkatkan kreativitas.

Penelitian terbaru menemukan alasan lain untuk mulai membuat jurnal, yang sangat relevan di era Covid-19. Membuat jurnal bahkan dapat membuatmu lebih sehat secara fisik.

Melawan infeksi dengan pena dan kertas

Berita tentang sisi positif jurnal yang mengejutkan ini datang melalui artikel tentang banyak manfaat dari penulisan introspektif oleh Kira Newman untuk Greater Good Science Center UC Berkeley.

Baca Juga: Lawan Corona, Ini 14 Makanan Alami Penguat Sistem Kekebalan Tubuh

Dikutip dari Inc, artikel panjang ini memaparkan banyak manfaat dari menulis jurnal, terutama di masa-masa sulit, tetapi juga menguraikan penelitian tepat waktu yang menunjukkan bahwa membuat jurnal dapat memengaruhi sistem kekebalan dan juga suasana hatimu.

Dalam satu studi yang dikutip Newman, misalnya, para peneliti membagi relawan menjadi dua kelompok. Seseorang hanya mencatat apa yang terjadi setiap hari. Yang lainnya disuruh menulis tentang tantangan dan trauma dalam hidup mereka seperti yang kamu lakukan di buku harian. Kemudian semua subjek penelitian diberi vaksin hepatitis dan dua suntikan penguat.

“Menurut tes darah, kelompok yang membuat jurnal tentang pengalaman menjengkelkan memiliki antibodi yang lebih tinggi tepat sebelum dosis terakhir dan dua bulan kemudian,” tulis Newman.

“Sementara kelompok lain memiliki respons yang sangat sehat terhadap vaksin, menurut penulis, membuat jurnal dapat membuat perbedaan penting untuk orang yang kekebalannya lemah atau untuk vaksin yang tidak merangsang sistem kekebalan juga,” tulis Newman.

Dan itu tampaknya bukan satu-satunya penelitian yang menarik garis antara penulisan reflektif dan peningkatan kesehatan fisik. “Membuat jurnal juga dapat meningkatkan sistem kekebalan kita setelah kita terinfeksi virus,” tambah Newman.

Mengapa demikian? Artikel Newman membahas lebih dalam tentang mengapa penjurnalan menghasilkan efek positif seperti itu, tetapi kunci utama bagi wirausahawan jelas: membuat jurnal selalu merupakan cara yang baik untuk memproses tantangan, meredam stres, dan menemukan solusi.

Di masa cemas (dan menular) kita saat ini, ini adalah praktik harian sederhana yang harus kamu pertimbangkan untuk mengadopsinya dengan lebih serius.**(RW)

Leave a Reply