Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

4 Manfaat Mengejutkan Sarapan dengan Asupan Plant-Base, Pola Diet Ala Pandji Pragiwaksono

Topcareer.id – Belakangan kamu mungkin pernah mendengar tentang diet plant-base atau pola makan nabati. Salah satu komika populer Indonesia, Pandji Pragiwaksono mengaku menjalani diet satu ini. Ternyata memang penelitian terus menghubungkannya dengan berbagai macam manfaat kesehatan.

Memulai hari dengan memfokuskan sarapan pada seluruh bahan dan makanan yang tidak diolah dapat membuat perbedaan besar bagi kesehatan. Belum lagi tingkat energi sepanjang hari. Berikut adalah 4 manfaat utama sarapan dengan pola makan nabati, mengutip laman The Ladders.

Manfaat 1: Mengurangi risiko semua jenis penyakit

“Jika kamu makan sebagian besar atau hanya buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan pengganti daging seperti kedelai, kamu dapat mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2, dibandingkan dengan diet yang mencakup lebih banyak daging,” tulis WebMD.

Baca Juga: Sayur dan Buah Ini Disebut Sebagai Asupan Anti Penuaan Terbaik

Manfaat 2: Peningkatan energi

Dengan makanan olahan tradisional atau bergula (seperti sereal atau wafel), energi yang kita dapatkan dari makanan tersebut berumur pendek. Selain itu, kamu mungkin akan terkejut dengan banyaknya energi yang dibutuhkan sistem pencernaan kita untuk memproses produk daging (seperti sosis untuk sarapan).

Sarapan nabati yang kaya nutrisi memberi kita semua energi alami yang kita butuhkan tanpa penurunan gula sesudahnya, atau energi yang dibutuhkan untuk mencerna produk daging yang lebih berat.

Manfaat 3: Menurunkan berat badan

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa pola makan nabati mendorong penurunan berat badan. Dengan menghindari makanan olahan berkalori tinggi dan daging padat, pola makan nabati memungkinkan sistem pencernaan kita secara efisien membakar semua yang kita makan sebagai energi, membatasi kalori tambahan yang seharusnya disimpan sebagai lemak.

Manfaat 4: Keteraturan yang lebih baik

Banyak pola makan nabati telah terbukti meningkatkan sistem pencernaan, sehingga meningkatkan keteraturan buang air besar.

“Serat larut memungkinkan lebih banyak air untuk tetap berada di tinjamu, membuat kotoran lebih lembut, lebih besar, dan dengan demikian, lebih mudah untuk melewati usus. Serat tidak larut menambah jumlah besar pada kotoranmu, yang mempercepat perjalanannya melalui usus dan mencegah perasaan sembelit,” tulis Everyday Health.

Perhatikan bahwa tidak semua pola makan nabati itu sehat. Misalnya, Anda mungkin terkejut bahwa Oreo adalah vegan, begitu juga jus buah manis, permen, dan makanan penutup penuh gula lainnya.

“Pola makan nabati yang menekankan makanan nabati yang kurang sehat seperti minuman manis, biji-bijian olahan, kentang, dan permen tidal terbukti mengurangi risiko penyakit jantung,” catat Science Daily. Akibatnya, tidak semua pola makan nabati diciptakan sama.

Makanan terbaik untuk dimakan dengan pola makan nabati termasuk kangkung, bayam, brokoli, paprika, kembang kol, dan tomat. Untuk lebih banyak bahan, cobalah ubi, kacang-kacangan, dan labu butternut. Selain itu, berries, nanas, persik, dan buah jeruk lainnya adalah pilihan yang baik untuk gula alami.**(RW)

Leave a Reply