Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, November 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

4 Keuntungan Mempekerjakan Kembali Karyawan yang Telah Pensiun

Topcareer.id – Banyak perusahaan besar yang sukses dan ternama kembali mempekerjakan seorang pensiunan dengan talenta luar biasa, baik itu pensiunan dari perusahaannya ataupun dari perusahaan lain.

Biasanya hal ini terjadi karena perusahaan masih lebih percaya dengan kemampuan pensiunan dengan reputasi terbaik daripada menyerahkan bisnis perusahaan sepenuhnya kepada karyawan yang lebih muda dan minim pengalaman.

Bagian penting dari menjalankan bisnis yang sukses adalah mempekerjakan pekerja yang dapat memajukan tujuan bisnis.

Baca Juga: Usia Ideal untuk Pensiun Menurut Studi

Memang benar, banyak juga perusahaan sering kali berfokus pada mempekerjakan pekerja muda dan lulusan baru yang dapat belajar dan tumbuh bersama perusahaan, tetapi mempekerjakan kembali pekerja yang lebih tua yang telah pensiun namun memiliki reputasi bagus dapat menawarkan beberapa manfaat penting.

  1. Pengalaman
    Salah satu manfaat utama dari mempekerjakan kembali pensiunan pekerja adalah bahwa mereka memiliki pengalaman profesional seumur hidup. Pekerja yang lebih tua mungkin dapat mengisi peran yang membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman tingkat tinggi tanpa perlu pelatihan. Pekerja yang lebih muda seringkali membutuhkan waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk pelatihan sebelum mereka siap betul untuk mengambil posisi manajemen tingkat yang lebih tinggi. Pekerja yang lebih tua dengan reputasi terbaik mungkin juga memiliki pengalaman bertahun-tahun di beberapa bidang karier yang berbeda, yang dapat membuat mereka lebih fleksibel dibandingkan pekerja yang lebih muda yang baru memulai di bidang tertentu.
  2. Mentoring
    Keuntungan potensial lain dari mempekerjakan kembali pensiunan dengan reputasi terbaik adalah mereka dapat menjadi mentor untuk membantu pekerja yang lebih muda. Para profesional muda pada level awal seringkali masih mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang mereka butuhkan untuk berhasil di bidangnya. Seorang pekerja lanjut usia yang sangat berpengalaman dapat menjadi sumber pengetahuan yang sangat berharga untuk mendukung dan melatih pekerja lain.
  3. Fleksibilitas
    Pemilik usaha kecil misalnya, mungkin hanya membutuhkan pekerja tertentu untuk berkontribusi secara tidak tetap atau paruh waktu. Profesional muda biasanya menuntut pekerjaan penuh waktu karena mereka membutuhkan uang untuk melunasi hutang-hutangnya dan memulai keluarga. Pensiunan seringkali berada dalam posisi keuangan yang lebih stabil daripada pekerja yang lebih muda dan mungkin lebih bersedia untuk bekerja paruh waktu atau dengan gaji yang lebih rendah daripada yang mereka hasilkan selama karir pertama mereka.
  4. Ambisi masa depan
    Pekerja yang lebih muda seringkali memiliki tujuan untuk maju dalam karier mereka dengan mendapatkan kenaikan gaji, promosi dan tunjangan kerja yang lebih baik. Pekerja pensiunan yang kembali direkrut mungkin lebih tertarik untuk tetap terlibat dengan pekerjaan daripada menaiki tangga perusahaan dan bertengkar dengan pekerja lain.**(RW)
the authorRino Prasetyo

Leave a Reply