Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 22, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Hindari 5 Kesalahan Bahasa Tubuh Ini Saat Komunikasi

Topcareer.id – Untuk dapat berkomunikasi dengan percaya diri dan membuahkan energi positif bagi sekitar, dibutuhkan keterampilan dan latihan. Salah satunya didukung oleh bahasa tubuh sebagai komunikasi non-verbal.

Bahasa tubuh dapat memainkan peran besar dalam menyampaikan kepercayaan di tempat kerja. “Bahasa tubuh berupa gerakan, postur tubuh, isyarat tangan, nada suara, ekspresi wajah, dan ekspresi mikro bisa menjadi instrumen yang berguna untuk tampil percaya diri,” kata profesional komunikasi, manajer operasi, dan pelatih perusahaan Kristi A. Gleason, mengutip The Ladders.

1. Gerakan kepala insecure

Jadi, bagaimana orang yang paling percaya diri membawa diri mereka sendiri? Bagaimana mereka berkomunikasi dengan baik yang didukung bahasa tubuh mereka? Jika kamu sudah siap untuk mulai memperhatikan semua aspek komunikasi percaya diri, mulailah dengan menghindari lima kesalahan bahasa tubuh ini.

Baca Juga: Cara Cepat Baca Bahasa Tubuh Orang yang Memakai Masker

Isyarat mendengarkan secara aktif itu bagus. Tetapi ada garis tipis antara menunjukkan kepada lawan bicara bahwa kamu terlibat dalam percakapan dan merasa insecure (tidak aman). Kamu tidak akan melihat orang yang sangat percaya diri sedang menjungkir-balikkan atau memiringkan kepala ke samping atau menganggukkan kepala secara berlebihan dalam percakapan.

“Mengangguk-angguk secara berlebihan memberikan kesan seperti bobblehead dan berkata, ‘bukan materi manajemen,’” kata Gleason.

2. Menjadi terlalu ekspresif

Dalam hal ekspresi wajah, lebih sedikit lebih baik. Ya, kamu ingin tersenyum dan menunjukkan kehangatan atau menyampaikan kegembiraan. Namun jangan memaksakan antusiasme atau menunjukkan emosi yang tidak sesuai dengan nada konteksnya.

“Menjadi terlalu ekspresif dapat mengurangi kredibilitas, selanjutnya mengurangi minat sambil menumbuhkan risiko keterasingan. Mengekspresikan seluruh spektrum emosi merusak interaksi yang dibayangkan dan pesannya hilang dalam kebingungan,” kata Gleason.

3. Gelisah

Apakah kamu mengetuk kaki atau bermain dengan pena selama rapat yang panjang? Waspadai kebiasaan bahasa tubuh yang mengganggu yang dapat merusak kehadiranmu.

“Dalam hal menunjukkan kepercayaan diri, semakin sedikit pergerakan biasanya semakin baik. Gelisah menunjukkan kurangnya perhatian dan kepercayaan diri dan merupakan tanda kegugupan. Ini adalah gangguan dan menghilangkan pesan yang dimaksudkan,” kata Gleason.

4. Napas dangkal

“Kemampuan untuk memanfaatkan napas adalah salah satu elemen kunci dari kehadiran eksekutif. Ini tentang memberi suaramu kekayaan yang mampu sehingga kekuatan suaramu sesuai dengan kekuatan kata-katamu,” kata Gleason.

Nafas yang dangkal menggambarkan stres dan sering kali dapat mengakibatkan kebiasaan gugup yang tidak diinginkan.

5. Postur tubuh yang buruk

Postur yang bagus adalah ciri dari bahasa tubuh yang percaya diri. Temukan pose kuat yang membuatmu merasa siap menghadapi apa pun yang terjadi pada hari kerja. Dan kamu otomatis akan meningkatkan kredibilitas dirimu.

“Berdiri dengan kaki terbentang lebih jauh ‘mengklaim wilayah’ menandakan isyarat bawah sadar bahwa kamu merasa percaya diri. Orang cenderung lebih menerima individu dengan posisi tubuh yang luas,” kata Gleason.**(RW)

Leave a Reply