Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, October 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Google Bakal Bantu Bayar Uang Kuliah Karyawannya

Topcareer.id – Salah satu keuntungan yang akan didapat karyawan Google terbaru, yakni bantuan pinjaman uang kuliah. Mulai tahun 2021, Google akan memberikan USD2.500 atau Rp37,4 juta per karyawan full time per tahun untuk pembayaran pinjaman uang kuliah anak mereka.

“Gelar perguruan tinggi berada di luar jangkauan terlalu banyak orang di seluruh dunia, dan melonjaknya krisis utang pinjaman mahasiswa telah memperlebar kesenjangan kekayaan yang sudah meluas, secara global,” kata John Casey, Direktur Global Benefits Google dalam email pada karyawan, dikutip dari CNBC, Kamis (24/9/2020).

Dia menambahkan bahwa orang Amerika, khususnya, menghadapi defisit pinjaman mahasiswa hingga USD1,5 triliun dolar, yang katanya dua kali lipat dari satu dekade lalu.

Baca Juga: Google Perpanjang Masa Kerja dari Rumah Hingga Juli 2021

Manfaat baru dari perusahaan ini bertujuan untuk membantu siswa menghemat uang tambahan sehingga mereka dapat melakukan hal-hal seperti membeli rumah atau memulai sebuah keluarga, kata Casey dalam postingan blog, Kamis (24/9/2020).

Google akan meluncurkan keuntungan ini di Amerika Serikat terlebih dahulu, tetapi berencana untuk memperluas ke karyawan secara global. Selama kuartal 4, perusahaan akan mengumpulkan informasi tambahan untuk menginformasikan launching. “Ini menjadi rumit dengan pemberi pinjaman yang berbeda di setiap negara,” tambah Casey.

Casey memberi tahu karyawannya bahwa pengumuman terbaru adalah perluasan dari penggantian biaya pendidikannya untuk karyawan, dan bahwa hal itu bermitra dengan grup sumber daya karyawan Google Black Googler Network dan Black Leadership Advisory Group.

“Karena beban pinjaman pelajar sangat membebani komunitas kulit berwarna dan perempuan, ini juga merupakan langkah untuk membangun Google yang lebih adil,” kata Casey dalam email.

Manfaat baru tidak akan berlaku untuk sekitar 130.000 pekerja kontrak dan pekerja sementara Google – hanya untuk sekitar 123.000 karyawan tetap perusahaan.**(RW)

Leave a Reply