Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 28, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Bill Gates Cemburu dengan Kejeniusan Mendiang Steve Jobs

Topcareer.id – Dari menjadi rival sengit hingga saling menghormati satu sama lain dan akhirnya berteman, hubungan antara dua raksasa teknologi – Bill Gates dan Steve Jobs – ada pada spektrum yang telah melihat semuanya.

Dua dari industri teknologi pria terkuat yang pernah ada hampir muncul bersamaan pada saat yang sama. mendirikan Apple dan Microsoft di akhir 70-an dan awal 80-an. Sejak Steve Jobs meninggal, Bill Gates suka berbagi anekdot tentang hubungan mereka.
Dalam wawancara dengan Armchair Expert Podcast, Gates menyebut Jobs seorang “jenius” dan juga mengungkapkan bahwa dia amat cemburu dengan CEO legendaris Apple itu.

Bill Gates adalah ikon teknologi dan orang terkaya kedua di dunia. Jadi, sulit membayangkan salah satu pendiri Microsoft cemburu pada siapa pun.

Namun, seperti yang diungkapkan Gates dalam wawancara podcast Armchair Expert, miliarder itu iri dengan karisma legendaris Steve Jobs yang pernah menjadi temannya dan saingannya. Gates mengatakan kepada pembawa acara Dax Shepard bahwa Jobs adalah seorang “jenius” yang memiliki daya tarik alami sebagai seorang pemimpin yang Gates sendiri ingin menirunya.

Baca Juga: Bill Gates Desak AS Agar Bantu Negara Miskin dalam Pengembangan Vaksin COVID-19

“Dia adalah penyihir yang sangat memotivasi orang – saya adalah penyihir kecil sehingga saya tidak bisa jatuh di bawah mantranya – tetapi saya bisa melihatnya merapalkan mantra, dan kemudian saya akan melihat orang-orang dan melihat mereka terpesona,” Kata Gates.

“Aku sangat cemburu. Jobs adalah seorang jenius,” tambah Gates. Dia mengakui sangat kagum pada bagaimana Jobs yang ikut mendirikan Apple pada tahun 1976 tetapi dipaksa keluar pada tahun 1985 setelah perebutan kekuasaan dengan CEO John Sculley, lalu dapat kembali ke Apple pada tahun 1997 dan menginspirasi perubahan haluan perusahaan serta serangkaian produk yang hingga kini tak redup kepopulerannya seperti iMac, iPod, iPad, dan iPhone.

“Dan, tidak mungkin semua itu terjadi tanpa dia. Maksud saya, Apple saat itu sedang dalam perjalanan untuk mati [sebelum Jobs kembali],” kata Gates dalam wawancara tersebut.

Dia menambahkan: “Tidak ada orang lain yang bisa melakukan apa yang dia lakukan di sana. Saya tidak mungkin melakukan itu dan saya tidak tahu siapa pun yang bisa melakukannya.”

Gates juga membahas beberapa kekurangannya sendiri dalam wawancara, termasuk fakta bahwa dia “tidak terlalu baik secara sosial”. Ini adalah kritik diri yang pernah dikemukakan Gates sebelumnya sehubungan dengan kualitas yang dia iri kan terhadap mantan rivalnya, Steve “Apple” Jobs.

Jobs “selalu lebih alami” dalam hal berbicara di depan umum, berbeda dengan Gates yang harus bekerja keras untuk menjadi pembicara publik yang lebih baik disepanjang kariernya.

Gates juga pernah mengatakan sebelumnya bahwa Jobs memiliki cara “merapal mantra” untuk memotivasi karyawannya.

Bill Gates juga mengatakan dia berharap dia memiliki kemampuan Jobs untuk memikat audiens sehingga dia dapat menghasilkan lebih banyak dukungan untuk tujuan yang dia perjuangkan melalui Bill & Melinda Gates Foundation, yang bekerja untuk mengatasi berbagai masalah global. **(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply