Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, October 31, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

5 Makanan dan Minuman Fermentasi yang Baik untuk Pencernaan

Dok/Pixabay

Topcareer.id – Mengonsumsi makanan berfermentasi dapat meningkatkan jumlah bakteri menguntungkan, atau probiotik, yang ditemukan di ususmu. Dengan begitu, juga berpengaruh baik pada kesehatan pencernaanmu.

Fermentasi adalah proses yang melibatkan bakteri dan ragi yang memecah gula. Sementara itu, probiotik yang dihasilkan dari fermentasi dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk pencernaan yang baik, kekebalan yang lebih baik, dan peningkatan penurunan berat badan. Melansir Healthline, berikut beberapa makanan dan minuman fermentasi yang menyehatkan.

1. Kefir

Kefir adalah sejenis produk susu fermentasi yang menggunakan kultur mikroba. Kefir dibuat dengan menambahkan biji kefir, yang terdiri dari kombinasi ragi dan bakteri, ke dalam susu. Ini menghasilkan minuman yang kental dan tajam dengan rasa yang sering dibandingkan dengan yogurt.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kefir memiliki banyak manfaat, memengaruhi segala hal mulai dari pencernaan, peradangan hingga kesehatan tulang. Kefir tidak hanya membantu meningkatkan pencernaan laktosa, tetapi juga mengandung lebih sedikit laktosa daripada susu.

Ketika biji kefir dan susu digabungkan untuk membuat minuman kefir, bakteri dalam biji kefir membantu fermentasi dan memecah laktosa dalam susu.

Baca juga: Enyahkan Bakteri Maut, Probiotik Baik untuk Ibu Hamil

2. Tempe

Tempe terbuat dari kacang kedelai hasil fermentasi yang telah dipres. Selain kandungan probiotiknya yang mengesankan, tempe kaya akan banyak nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan. Misalnya, protein kedelai telah terbukti membantu mengurangi faktor risiko penyakit jantung tertentu.

Sebuah tinjauan literatur tahun 2019, yang memperhitungkan lebih dari 40 penelitian, mengamati efek makan protein kedelai. Mengkonsumsi 25 gram (0,88 ons) protein kedelai setiap hari selama 6 minggu menyebabkan penurunan 3,2% kolesterol LDL (jahat) dan penurunan kolesterol total 2,8%.

3. Kombucha

Kombucha adalah teh fermentasi yang bersoda, asam, dan beraroma. Itu terbuat dari teh hijau atau hitam dan khasiatnya untuk meningkatkan kesehatan. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa minum kombucha dapat membantu mencegah keracunan hati dan kerusakan yang disebabkan oleh paparan bahan kimia berbahaya.

Meskipun sebagian besar penelitian saat ini terbatas pada penelitian tabung reaksi dan hewan, manfaat kombucha dan komponennya cukup menjanjikan. Namun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana kombucha dapat mempengaruhi manusia.

4. Kimchi

Kimchi adalah lauk Korea populer yang biasanya dibuat dari kubis yang difermentasi. Bisa juga dibuat dari sayuran fermentasi lainnya seperti lobak. Ini membanggakan beragam manfaat kesehatan dan mungkin sangat efektif dalam hal menurunkan kolesterol dan mengurangi resistensi insulin.

Menariknya, asupan kimchi yang lebih tinggi menyebabkan penurunan yang lebih besar pada gula darah, kolesterol darah, dan kolesterol LDL (jahat).

Baca juga: Adakah Waktu Terbaik untuk Minum Susu?

5. Yoghurt probiotik

Yogurt dihasilkan dari susu yang difermentasi, paling sering dengan bakteri asam laktat. Ini tinggi nutrisi penting, termasuk kalsium, kalium, fosfor, riboflavin, dan vitamin B12. Satu tinjauan pustaka dari 14 penelitian menunjukkan bahwa produk susu fermentasi seperti yogurt probiotik dapat membantu mengurangi tekanan darah, terutama pada mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

Studi lain menemukan bahwa asupan yogurt yang lebih tinggi dikaitkan dengan peningkatan kepadatan mineral tulang dan fungsi fisik pada orang dewasa yang lebih tua. Yang perlu diingat, tidak semua jenis yogurt mengandung probiotik, karena bakteri menguntungkan ini sering terbunuh selama pemrosesan.**(Feb)

Leave a Reply