Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 21, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Huawei TechDay Beri Pelatihan TIK untuk 33 Perguruan Tinggi di Indonesia

Dok Taiwan News

Topcareer.id –  Huawei Indonesia bekerja sama dengan 33 perguruan tinggi di Indonesia menggelar serangkaian pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi SDM di bidang TIK secara daring sebagai bagian dari program tahunan Huawei TechDay – Digital Talent Training 2020.

Berbeda dengan Huawei TechDay 2019, pelatihan kali ini dilakukan secara online untuk beradaptasi dengan tatanan baru akibat pandemi COVID-19 di Indonesia.

Melibatkan 33 perguruan tinggi di Indonesia, program pelatihan TIK secara online ini mendapat sambutan sangat antusias dari para mahasiswa dengan latar belakang pendidikan yang beragam.

Alex Xing Yinghua, Chief Technology Officer (CTO) Huawei Indonesia dalam sambutannya mengatakan bahwa Huawei TechDay yang digelar setiap tahun, merupakan bagian dari komitmen global Huawei, TECH4ALL, yang bertujuan memberdayakan inklusi digital dengan teknologi.

Melalui komitmen ini, Huawei melakukan berbagai upaya seperti menyediakan teknologi sebagai solusi yang terjangkau, mendukung pengembangan aplikasi untuk industri, serta turut meningkatkan kompetensi SDM di bidang digital melalui sinergi dengan pemerintah dan juga dunia pendidikan.

Baca juga: Huawei Dukung BPPT Perkuat Kompetensi SDM Melalui Program Pelatihan TIK

“Kerja sama pelatihan TIK secara online yang dilakukan bersama 33 Universitas di Indonesia merupakan realisasi dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani bersama antara Huawei dengan Dirjen DIKTI dalam penyediaan platform, ekosistem infrastruktur TIK dan AI,”  kata Alex Xing Yinghua dalam siaran pers yang diterima Topcareer, Sabtu (3/10/2020).

Alex menambahkan, di tengah situasi pandemi yang masih berlangsung, dibutuhkan literasi digital dan transfer pengetahuan dari berbagai pihak untuk mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi global pada 2030 mendatang.

“Terkait visi itu, Indonesia membutuhkan SDM digital yang terampil, berdaya saing global serta sesuai dengan kebutuhan industri masa mendatang. Kami berterima kasih kepada Dirjen DIKTI dan BSSN atas dukungannya dalam menjalankan pelatihan TIK dan Kesadaran Keamanan Informasi untuk para siswa secara online di 33 perguruan tinggi di Indonesia.”

Syahrul Mubarak, Sekretaris Utama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di sela-sela kegiatan talkshow daring BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt, “Cybersecurity for IoT” menyatakan peran teknologi informasi dan komunikasi saat ini semakin fundamental dalam melandasi terselenggaranya transformasi digital di berbagai sektor dan lapisan masyarakat.

Selain mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi dan kompetensi di semua lini, transformasi digital juga membawa dunia makin terhubung berkat makin terintegrasinya ruang fisik dan siber.

Baca juga: Lewat Cara Ini, Huawei Atasi Keterbatasan SDM TIK

“Ini merupakan tantangan baru yang menuntut semua pihak, termasuk masyarakat luas, untuk makin bijak, waspada dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ranah siber,” ujar Syahrul.

“Program edukasi dan pengembangan SDM digital seperti ini selain penting dalam meningkatkan kompetensi para akselerator kemajuan dunia digital Indonesia di masa mendatang, juga penting dalam mendukung ketahanan siber Indonesia,” tambahnya.

Tercatat, sebanyak 1300 peserta akan mengikuti program Digital Talent Training 2020 yang penyelenggaraannya dibagi ke dalam 3 batch pelatihan berbeda dari tanggal 24 September–9 Oktober 2020 dengan mengangkat tema beragam, seperti Big Data, 5G dan Cloud.

Program pelatihan dibuka pada 24 September 2020 dan diikuti oleh 480 peserta dari 33 perguruan tinggi di Indonesia. Sementara pada pelatihan kedua di tanggal 1 Oktober 2020 dengan mengangkat tema “BSSN – Huawei Cyber Scout Hunt, Cybersecurity for IoT,” diikuti oleh lebih dari 500 peserta dari 33 perguruan tinggi di Indonesia.**(Feb)

Leave a Reply