Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, November 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Lima Olahraga yang Malah Berpotensi Membuatmu Bertambah Tua

Topcareer.id – Berapapun usiamu, olahraga memiliki banyak menfaat untuk kesehatan tubuh. Tapi, apapun yang berlebihan akan memiliki efek yang merugikan, begitu juga melakukan oahraga terlalu banyak.

Olahraga berlebihan, terlalu menekankan pada satu jenis latihan bisa berdampak negatif yang bertahan lama pada tubuh, terutama seiring bertambahnya usia. Berikut beberapa olahraga yang berpotensi membuatmu bertambah tua jika tidak dilakukan dengan benar atau terlalu sering, dilansir dari laman The Ladders.

1. Burpees

“Burpees bisa menjadi latihan seluruh tubuh yang bagus untuk meningkatkan detak jantung saat berolahraga, namun, latihan tersebut dapat membuat lututmu sedikit lelah,” jelas Caley Crawford, Direktur Pendidikan untuk Row House.

“Keausan pada lututmu biasanya disebabkan oleh gerakan berjongkok ke bawah sebelum kamu mengangkat kaki ke belakang.”ujarnya.

Baca Juga: Cara Olahraga Tanpa Keluar Rumah saat PSBB

Cara memperbaikinya: Jika kamu tidak memiliki mobilitas untuk meletakkan tangan di tanah selama jongkok, Crawford merekomendasikan opsi untuk latihan berbeda yang meningkatkan detak jantung dengan cara yang sama, seperti mendayung. Jika tidak memiliki akses ke mesin dayung, jumping jack atau jump squat juga dapat digunakan sebagai penggantinya.

2. Kardio yang berlebihan

Latihan kardio memiliki banyak manfaat – sistem kekebalan yang ditingkatkan, kapasitas paru-paru yang lebih baik, dan energi yang ditingkatkan. Tetapi seperti yang dijelaskan oleh pelari maraton Rhys Jenkins, melakukan latihan kardio saja bisa berakhir dengan membakar otot daripada membangunnya.

Cara memperbaikinya: “Saya memastikan saya melakukan 2-3 sesi beban seminggu lebih banyak untuk membantu mempertahankan massa otot saya daripada meningkatkannya, karena peningkatan otot akan menghambat efisiensi dan daya tahan lari saya,” kata Jenkins.

3. Mengangkat beban terlalu berat

Seperti di atas, jika rutinitas latihan hanya terdiri dari angkat berat tanpa keseimbangan dengan latihan kardio, bisa merugikan. “Mengangkat beban yang terlalu berat membuat tubuh menjadi stres dan dapat menyebabkan cedera,” kata pakar kebugaran David McHugh, CEO dan Pendiri My Mixify.

Cara memperbaikinya: “Yang terbaik adalah mengupayakan variasi dalam rutinitas latihan. Tidak perlu terlalu banyak bekerja – berolahraga itu menyenangkan. Formula terbaik adalah berfokus pada latihan berdampak rendah, meregangkan otot selama yoga, dan meningkatkan massa otot dengan angkat beban ringan,” kata McHugh.

4. Latihan studio dengan pemanas

Pelatih pribadi bersertifikat NSCA, John Fawkes mengatakan, masalahnya berolahraga dalam kondisi tertutup dan panas seperti studio yang panas cenderung memperburuk dehidrasi dan kram otot.

Cara memperbaikinya: Pilih latihan yoga tradisional beberapa kali seminggu untuk menyeimbangkan rutinitas kardio dan angkat beban.

5. Lari

“Berlari, lari cepat, dan bahkan joging dapat menimbulkan efek penuaan jika kamu terlalu keras. Begitu glukosamu terserap, tubuh akan mulai membakar otot dan jaringan sehat lainnya. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan kulitmu kendur,” jelas pakar kebugaran Jonathan Frey, CMO dari Urban Bikes Direct.

Cara memperbaikinya: “Pelari yang khawatir dengan kelebihan berat badan mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengganti beberapa latihan mereka dengan bersepeda. Bersepeda berdampak rendah dan menargetkan otot bokong,” kata Frey.**(RW)

Leave a Reply