Topcareer.id – Salah satu kebiasaan yang sangat buruk dari orang-orang yang sangat sukses adalah kecenderungan mereka untuk menunjukkan betapa sedikitnya waktu tidur yang mereka butuhkan.
Mantan bos Yahoo Marissa Mayer hanya tidur selama empat jam, CEO Apple Tim Cook sudah berada di gym pada pukul 5 pagi dan desainer dan sutradara film Tom Ford hanya memiliki tiga jam istirahat malam sambil menyimpan catatan Post-it di samping tempat tidurnya jika dia bangun dengan sebuah ide.
Dan masih sangat banyak menganggap jika pekerjanya mencuri 20 menit waktu ekstra tidur siang di kantor merupakan hal yang tabu dan haram karena dianggap berisiko tinggi, di mana tidur siang sejenak disamakan dengan kerugian perusahaan.
Arianna Huffington telah menjalankan misi untuk membantu pekerja yang kekurangan tidur setelah ia pernah mengalami pingsan karena kelelahan kurang tidur.
Baca Juga: Tidur Siang di Kantor Justru Dianjurkan di Jepang
Pendiri Huffington Post ini menulis sebuah buku berjudul The Sleep Revolution dan meluncurkan Thrive Global, yang memberikan pelatihan kesehatan di tempat kerja bagi perusahaan.
Kurang tidur bisa sangat merusak kesehatan. Dan dampaknya terhadap produktivitas mulai membuat beberapa perusahaan merevisi sikap untuk waktu tambahan tidur siang dan istirahat karyawannya.
Salah satu perusahaan raksasa teknologi mulai menyadari pentingnya tidur. Google, telah memasang pod khusus untuk karyawan kantornya yang membutuhkan tidur siang. Tempat tidur berteknologi tinggi ini terlihat seperti ruang hibernasi dalam film Alien, dilengkapi sistem suara internal untuk mereka yang suka tertidur sambil mendengarkan musik yang menenangkan.
Tidur siang dapat membantu meningkatkan kinerja tanpa mengganggu waktu tidur malam, menurut Rita Aouad, psikiater dan spesialis tidur di Ohio State University. “Banyak penelitian menunjukkan bahwa tidur siang sekitar 20 menit memiliki efek positif pada suasana hati dan kewaspadaan perhatian,” katanya, mengutip The Guardian**(RW)