Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, November 26, 2020
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Enam Kebiasaan Kerja yang Bisa Merusak Peluang Meraih Promosi

Topcareer.id – Ingin mendapat promosi jabatan? Kamu perlu deteksi apakah ada peluang promosi yang masuk radarmu atau tidak. Yang perlu diingat, kebiasaanmu dapat menempatkan peluang untuk dipromosikan atau malah menghentikan perkembangan karier. Promosi tak hanya bergantung pada pengalaman saja.

 “Kerja keras dan pengalaman adalah hal yang hebat untuk dimiliki, tetapi itu bukan satu-satunya hal yang akan membawamu ke tempat yang kamu inginkan,” kata Joyel Crawford, CEO Crawford Leadership Strategies dalam The Ladders.

Selain mengembangkan jaringan dan mengadopsi pola pikir yang benar, ada tindakan dan pendekatan yang harus kamu hindari jika ingin mendapatkan promosi dalam waktu dekat.

1. Pengambilan keputusan yang pasif

“Kamu harus mengambil bagian aktif dalam menavigasi kariermu,” kata Crawford. Ia merekomendasikan membangun jaringan profesional karena tidak hanya menjadi sistem pendukung, tetapi juga berfungsi sebagai mentor atau sponsor memungkinkan yang membantumu mendorong karier.

Baca Juga: Trik Mempromosikan Diri Tanpa Terlihat Berlebihan

Dan jika kamu tertarik pada peran atau arahan karier tertentu, membayangi atau mewawancarai seseorang yang memiliki posisi serupa secara informal adalah langkah yang bagus.

2. Menjadi pecundang yang menyedihkan

Kebencian di tempat kerja adalah cara yang pasti untuk mengikis reputasimu, termasuk melewatkan promosi. Merasa kecewa adalah hal yang wajar, tetapi sangat penting untuk memproses kekecewaan dengan cara yang sehat dan hindari menunjukkannya. “Jika kamu tidak mendapatkan peran tersebut untuk pertama kalinya, bagaimana kamu muncul setelahnya menjadi sangat berarti,” kata Crawford.

3. Tidak mengetahui alasanmu

Tahukah kamu mengapa kamu menginginkan promosi? Dan apakah kamu ingin promosi hanya untuk diri sendiri? Ketika memikirkan tentang langkahmu selanjutnya, Crawford mengatakan bahwa penting untuk mengingat mengapa di balik apa, tidak hanya dalam hal apa yang kamu hargai tetapi juga apa yang dihargai organisasimu.

Menyelaraskan minat dan keinginanmu sendiri dengan kebutuhan dan tujuan perusahaan akan membantumu mendapatkan kejelasan tentang apa yang harus diberikan

4. Kurangnya konsistensi

Dipromosikan bukanlah garis finis. Ini baru langkah pertama. “Setiap hari adalah wawancara bahkan setelah kamu berhasil menaiki tangga karier atau melewati kisi karier. Semua orang penting, dari asisten hingga eksekutif. Perlakukan semua orang dengan kebaikan, martabat dan rasa hormat. Kenali semua nama orang yang berinteraksi denganmu. Tidak ada orang di bawahmu,” kata Crawford.

5. Mengabaikan hubungan

Mengabaikan untuk memelihara hubungan profesional mungkin mengurangi peluangmu untuk mendapatkan promosi. Berterima kasih kepada orang-orang yang telah membantumu untuk tetap berhubungan dengan mantan rekan kerja dan atasan, merupakan hal-hal kecil berguna untuk menjaga jembatan karier tetap utuh.

6. Tak ciptakan batasan

Meskipun kamu suka bekerja, kelelahan tidak akan membawamu ke tempat yang diinginkan. “Jaga dirimu dan ciptakan batasan. Meluangkan waktu 20+ jam sehari untuk berpikir yang akan membantumu mendapatkan promosi lebih cepat hanya akan membuatmu lelah dan kurang produktif,” kata Crawford.**(RW)

Leave a Reply