Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, December 6, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Sering Menguap Meski Tak Mengantuk? Ini Penyebabnya

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Menguap adalah sesuatu yang dilakukan semua orang, termasuk hewan, dan kamu tidak boleh mencoba menahannya karena saat kamu menguap, itu karena tubuh kamu membutuhkannya.

Ada banyak teori tentang mengapa orang menguap. Salah satu teori populer adalah menguap membantu tubuh kamu membawa lebih banyak oksigen.

Penyebab menguap, meski kamu tidak lelah

Teori yang paling didukung secara ilmiah tentang mengapa orang menguap adalah pengaturan suhu otak. Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Physiology & Behavior mengamati kebiasaan menguap dari 120 orang dan menemukan bahwa menguap lebih jarang terjadi selama musim dingin. Jika suhu otak terlalu panas dari biasanya, menghirup udara dapat membantu mendinginkannya.

Baca Juga: Ini Penyebab Kenapa Menguap Itu Menular

Saat kamu lelah, kemungkinan besar kamu akan menguap karena kinerja otak melambat akibat suhunya tidak stabil. Kamu juga bisa menguap saat merasa bosan, karena otak kamu tidak merasa terstimulasi dan mulai melambat, menyebabkan otak memerlukan lebih banyak oksigen untuk menyegarkan.

Menguap juga bisa karena ditularkan oleh orang lain walaupun kamu sedang tidak mengantuk, dan efek ini disebut sebagai echophenomena.

Alasan lain kamu mungkin menguap saat tidak mengantuk adalah karena tubuh ingin bangun sendiri. Gerakan tersebut membantu meregangkan paru-paru dan jaringannya, dan memungkinkan tubuh untuk melenturkan otot serta persendiannya. Ini juga dapat memaksa darah mengalir ke wajah dan otak kamu untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan.

Cara untuk berhenti menguap

  1. Tarik napas panjang
    Jika kamu merasa sudah menguap berlebihan, cobalah latihan pernapasan panjang dan dalam melalui hidung. Tubuh kamu mungkin membutuhkan lebih banyak oksigen. Sebuah studi tahun 2007 juga menemukan bahwa trik ini berhasil mengurangi menguap yang terlalu sering.
  2. Gerak badan
    Rasa lelah, bosan, dan stres akibat terlalu banyak duduk diam untuk bekerja juga cenderung membuat orang lebih sering menguap. Menghentikan rutinitas ini dapat membantu merangsang otak kamu. Menguap berlebihan juga mungkin berasal dari konsumsi terlalu banyak kafein atau melalui detoksifikasi opiat.
  3. Dinginkan diri
    Kamu juga bisa mencoba berjalan-jalan di luar atau mencari tempat dengan suhu yang lebih sejuk. Jika kamu tidak punya waktu untuk melakukannya, minumlah air dingin atau makan camilan dingin.

Haruskah menemui dokter karena terlalu banyak menguap?
Sebaiknya kamu ke dokter jika merasa menguap lebih banyak dari biasanya dan mengalami gejala tambahan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Beri tahu dokter kamu informasi yang lengkap tentang mengapa kamu bisa terus menerus menguap dan tentang gejala lainnya seperti banyak pikiran, nyeri di area tertentu, atau bahkan kurang tidur. Informasi ini dapat membantu dokter mendiagnosis kondisi dan untuk mendasari dalam membuat rekomendasi pengobatan berdasarkan kebutuhan.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply