Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, December 5, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Uniknya Bandara Gibraltar dengan Landasan Pacu yang Melintasi Jalan Raya

Topcareer.id – Saat berjalan melintasi jalan raya yang juga merupakan landasan pacu di bandara internasional Gibraltar kamu harus berhati-hati jangan sampai melanggar dan membuatmu ditangkap.

Selain menawarkan layanan untuk penerbangan komersial, bandara di Gibraltar dimiliki oleh Kementerian Pertahanan. Bandara ini terletak tepat di sebelah selatan perbatasan Spanyol, sebagian besar menampung penerbangan dari British Airways dan easyJet ke dan dari Inggris Raya, dengan beberapa layanan yang juga dioperasikan oleh Royal Air Maroc.

Bandara Gibraltar dibangun pada tahun 1939 selama perang dunia kedua. Bandara itu dibangun tepat di sebelah selatan perbatasan Spanyol. Sebelum digunakan untuk bandara, properti itu adalah rumah bagi sirkuit pacuan kuda. Landasan pacu dulu lebih pendek dari sekarang. Namun, bebatuan yang diambil dari Batu Gibraltar digunakan untuk merebut kembali tanah untuk perluasan.

Baca Juga: WHO: Penularan Covid-19 dalam Penerbangan Risikonya Rendah

Ketika dibangun selama perang, landasan pacu melintasi jalan dari perbatasan ke pusat Gibraltar. Di masa lalu, hal ini terbukti bukan penghalang lalu lintas. Namun, meski lalu lintas darat dan udara terus meningkat, belum ada alternatif yang diselesaikan.

Landasan pacu dengan perlintasan jalan raya

Landasan pacu bandara kira-kira sejajar dengan perbatasan Spanyol. Dengan demikian, secara efektif memotong Gibraltar dari perbatasan. Saat pesawat mendarat atau berangkat, jalan raya akan diatur dan ditutup dengan rambu pembatas dan lampu lalu lintas untuk membersihkan landasan dari kendaraan yang akan lewat.

Jalan yang melintasi landasan pacu menghambat operasi di bandara, terutama dengan peningkatan operasi sejak Perjanjian Córdoba, pada hari-hari sibuk rata-rata waktu penutupan jalan bagi pesawat untuk mendarat atau berangkat adalah sepuluh menit, namun pada hari-hari tertentu jalan tersebut bisa ditutup selama lebih dari dua jam.

Karena itu, ruas terowongan dan jalan pengalihan empat jalur baru direncanakan. Terowongan landasan pacu baru akan mengurangi penundaan dan tailback yang disebabkan oleh pesawat lepas landas dan mendarat. Pembangunan jalan baru dimulai pada Januari 2008 dan diperkirakan selesai pada awal 2009, tetapi hingga 2016 masih belum selesai.

Proses pengadilan yang berkepanjangan antara Pemerintah Gibraltar dan kontraktor OHL atas penundaan tersebut diselesaikan pada bulan Juni 2016 dengan kesepakatan agar OHL menyelesaikan pekerjaan dengan tanggal penyelesaian yang diproyeksikan pada November 2018.

Jalur ganda baru juga sedang dibangun. Jalur ini akan melewati di bawah terminal baru dan menuju tepi timur landasan pacu di mana titik itu akan melewati terowongan di bawahnya dan terhubung melalui bundaran dengan jalan menara di sisi berlawanan dari landasan pacu.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply