Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, December 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Mencium Aroma Kopi Bisa Meningkatkan Fokus

Ilustrasi: AARP

Topcareer.id – Kopi sering dipuji karena banyak manfaat kesehatannya. Menurut dua penelitian di Amerika Serikat, kopi sudah bisa memberi manfaat hanya dari baunya saja.

Para peneliti menemukan bahwa aroma secangkir kopi yang baik dapat meningkatkan kinerja kognitif saat melakukan tugas tertentu.

Penelitian dilakukan oleh Stevens School of Business, Temple University dan Baruch College. Studi menyelidiki apakah bau kopi dengan sendirinya cukup kuat untuk merangsang kinerja kognitif, meskipun tidak mengandung kafein. Hasil studi tersebut dipublikasikan pada 2018 di situs Journal of Environmental Psychology.

Dalam studi pertama, peneliti melihat kinerja sekitar 100 siswa sekolah bisnis pada Graduate Management Aptitude Test (GMAT), tes adaptif berbasis komputer yang dibutuhkan oleh banyak sekolah bisnis yang terdiri dari sepuluh pertanyaan aljabar untuk dijawab di lab komputer.

Partisipan penelitian dibagi menjadi dua kelompok. Anggota kelompok pertama harus mengikuti tes dalam suasana beraroma kopi sedangkan kelompok kontrol mengambil tes yang sama dalam suasana beraroma netral (tanpa bau apapun). Para peneliti menemukan bahwa anggota kelompok yang dikelilingi “aroma kopi” memiliki nilai yang jauh lebih baik.

Baca juga: Kemendag Lepas Ekspor 16,65 Ton Kopi ke Australia Senilai Rp 1,34 Miliar

Studi kedua, untuk mengetahui lebih lanjut, tim peneliti merancang kuesioner lanjutan, yang mereka lakukan untuk 200 peserta lainnya. Pertanyaan yang diajukan terkait dengan keyakinan peserta pada gagasan bahwa bau yang berbeda dapat memengaruhi kinerja manusia.

Peserta melaporkan bahwa mereka merasa lebih fokus dan berenergi, serta kinerja mereka pada tugas-tugas mental akan meningkat, ketika mencium aroma kopi, daripada aroma bunga, atau tidak sama sekali.

Hasil ini menunjukkan bahwa aroma kopi, meskipun kafein tidak berperan, memiliki efek yang mirip dengan konsumsi minuman tersebut. Hal ini sebagian disebabkan oleh ekspektasi para peserta, yaitu kemungkinan efek plasebo dari bau kopi.

Para peneliti sekarang sedang mencari cara untuk mengeksplorasi efek bau kopi pada jenis kinerja lainnya, seperti penalaran verbal.

Kopi telah dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk penurunan risiko penyakit jantung, diabetes, dan demensia. Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwa itu bisa memperpanjang usia hidup manusia jika diminum dengan baik dan tidak berlebihan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply