Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, November 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Vietnam Bangun Hunian Hutan Vertikal Tertinggi Di Asia Tenggara

Topcareer.id – Di tengah pandemi virus corona global, Vietnam ciptakan Solforest Ecopark sebagai bangunan hunian hijau “hutan vertikal” tertinggi di Asia Tenggara yang diprediksi akan selesai pada tahun 2022.

Ada empat ratus taman vertikal telah dimasukkan ke dalam pembangunan, dirancang khusus untuk menahan perubahan iklim di Vietnam.

Terletak di pinggiran Hanoi, Ecopark adalah kota perkotaan ekologis terbesar di Vietnam utara. Ini akan menampilkan kompleks vila dan bangunan apartemen kelas atas yang dibangun menjadi ruang hijau, termasuk Solforest Ecopark setinggi 41 lantai dan 156 meter.

Baca Juga: Langkah Drastis Vietnam Perangi Corona Sejak Dini, Buahkan Nol Kematian

Solforest Ecopark memiliki dua menara dengan pemandangan spektakuler teluk pulau Ecopark seluas 54 hektar dan Sungai Merah, sungai terbesar di Vietnam utara. Pembangunan ini dirancang oleh firma arsitektur terkenal Dubai Dewan Architects + Engineers, yang juga merancang hotel bintang lima Yas Viceroy di Abu Dhabi.

Untuk memastikan bahwa Solforest berada di ujung tombak arsitektur hijau terbaik di dunia, peneliti terbaik dikerahkan untuk mengumpulkan data tentang radiasi matahari, intensitas angin, suhu musiman dan variasi radiasi UV di daerah tersebut. Tim terdiri dari 500 insinyur pohon dan ahli penghijauan untuk merancang eko revolusioner.

Pembangunan juga akan mencakup alun-alun resor, jalan khusus pejalan kaki yang dilapisi dengan taman, danau dan dedaunan yang rimbun, serta kolam renang air asin dengan air terjun.

Pemandangan alam yang menakjubkan dari landscape Ecopark akan mencakup lebih dari satu juta pohon, yang berarti rasio pohon terhadap penduduk kira-kira 120 per kapita. Hutan lebat vertikal ini tidak hanya membuat pemandangan indah, tetapi juga membantu menjernihkan udara secara alami.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply