Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, November 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Selama Pandemi, Begini Cara Tangkal Informasi Hoaks yang Berseliweran

Ilustrasi. Dok/AyoJakarta.com

Topcareer.id – Selama pandemi ini, orang-orang berusaha mencari informasi sebanyak-banyaknya, baik dari media cetak hingga elektronik mengenai virus corona.

Namun, bukannya mendapat pemahaman yang benar, masyarakat justru diberondong berita hoaks atau bohong dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Situasi inilah yang disebut situasi infodemi. Di mana banyaknya berita miring yang dapat mengakibatkan pemahaman tidak lengkap tentang situasi yang sedang terjadi.

Jadi tidak heran lagi kalau masyarakat memiliki stigmatisasi terhadap rumah sakit, tenaga medis, hingga enggan untuk melakukan protokol kesehatan yang telah disarankan.

Dikutip dari laman Covid19.go.id pada Senin (16/11/2020), beberapa langkah berikut ini bisa menangkal kita dari berita hoaks yang berseliweran dimana-mana.

Pertama, hati-hati terhadap judul. Tak bisa dipungkiri untuk mendapatkan viewer yang tinggi, banyak informasi yang disuguhkan hanya dengan mempermainkan kata di bagian judulnya saja. Bahkan banyak juga judul dan isi berita yang tidak relevan, sehingga penting untuk kita membaca judul berikut dengan isinya. Jangan sampai mempercayai berita hanya dengan melihat judulnya saja.

Kedua, periksa sumber informasi yang kamu baca. Ingat berita yang diambil dari sumber yang tidak kredibel, apalagi hanya berdasarkan opini semata, bisa membuat pemahaman yang salah terhadap suatu kejadian.

Ketiga, cek keaslian foto. Banyak orang yang menyimpulkan suatu berita hanya dengan melihat gambarnya saja. Padahal gambar yang disajikan belum tentu mewakili isi dari berita tersebut. Untuk rekomendasi, kamu bisa mengecek keaslian foto dengfan fitur reverse image search google, Yandex ataupun platform lainnya.

Terakhir, jika kamu menemukan berita hoaks, segera laporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui email ke aduankonten@kominfo.go.id ataupun melalui fitur report di platform tersebut.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply