Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, November 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Yuk, Hilangkan Mitos dan Kesalahpahaman Tentang Vaksin Covid-19

Ilustrasi. Dok/Pixabay

Topcareer.id – Walaupun sudah ada vaksin yang diklaim efektif hingga 90% lebih untuk mengatasi virus corona, namun di dunia, belum ada vaksin resmi atau disetujui untuk mencegah penyakit Covid-19.

Banyak informasi yang beredar tentang vaksin Covid-19, jadi penting bagi kamu untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang tidak.

Dengan kemungkinan terbatasnya pasokan vaksin yang tersedia sebelum akhir tahun 2020, dan banyaknya orang yang beranggapan negatif tentang vaksin, mendapatkan informasi vaksin yang akurat sangatlah penting.

Berikut ini beberapa informasi fakta tentang vaksin Covid-19.

Vaksin Covid-19 tidak akan memberimu Covid-19
Tak satu pun dari vaksin Covid-19 yang saat ini dikembangkan di Amerika Serikat, menggunakan virus hidup yang menyebabkan Covid-19.

Ada beberapa jenis vaksin yang sedang dikembangkan. Namun, tujuan masing-masing dari mereka adalah untuk mengajari sistem kekebalan manusia, bagaimana cara mengenali dan melawan virus yang menyebabkan Covid-19.

Terkadang proses ini menimbulkan gejala seperti demam. Gejala ini normal dan merupakan tanda bahwa tubuh sedang membangun kekebalan.

Vaksin Covid-19 tidak akan membuatmu dites positif pada saat dites virus corona
Vaksin yang saat ini dalam uji klinis di Amerika Serikat tidak akan membuatmu dites positif pada tes virus. Jika tubuhmu mengembangkan respons imun, yang merupakan tujuan vaksinasi, ada kemungkinan kamu dapat dites positif pada beberapa tes antibodi.

Tes antibodi menunjukkan kamu pernah mengalami infeksi sebelumnya, dan bahwa kamu mungkin memiliki tingkat perlindungan tertentu terhadap virus.

Orang yang sakit Covid-19 mungkin masih mendapat manfaat dari vaksinasi
Karena risiko kesehatan yang parah terkait dengan Covid-19 dan fakta bahwa infeksi ulang Covid-19 dimungkinkan, orang mungkin disarankan untuk mendapatkan vaksin Covid-19, bahkan jika mereka pernah sakit dengan Covid-19 sebelumnya.

Saat ini, para ahli belum mengetahui sampai kapan seseorang terlindungi dari kemungkinan sakit berulang setelah sembuh dari Covid-19. Kekebalan bervariasi dari orang ke orang. Beberapa bukti awal menunjukkan kekebalan alami mungkin tidak bertahan lama.

Mendapatkan vaksinasi dapat membantu mencegah sakit akibat Covid-19
Sementara banyak orang dengan Covid-19 hanya memiliki penyakit ringan, yang lain mungkin menderita penyakit parah atau bahkan meninggal. Tidak ada cara untuk mengetahui bagaimana Covid-19 akan memengaruhimu. Vaksinasi Covid-19 membantu melindungi dirimu, dengan menciptakan respons antibodi tanpa harus mengalami sakit.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply