Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, November 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Terobosan Teknologi Vaksin COVID-19 Bawa Angin Segar Bagi Pengembangan Obat Kanker

Topcareer.id – Pfizer dan BioNTech serta Moderna kini telah berhasil menciptakan vaksin COVID-19 dengan tingkat efektivitas di atas 90%.

Moderna dan BioNTech, juga akan menerapkan teknologi mRNA nya yang berhasil pada vaksin anti virus corona untuk digunakan pada pengembangan obat kanker eksperimental.

Biontech sedang menguji mRNA anti-melanoma bekerjasama dengan raksasa farmasi Swiss, Roche, dalam uji coba Tahap II.

Di antara proyek paling maju Moderna, selain vaksin COVID-19, adalah senyawa mRNA untuk mengobati kanker ovarium atau iskemia miokard, yang juga sedang dalam tahap uji kedua.

Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Covid-19?

Namun, tidak ada terapi kanker mRNA potensial yang mencapai uji coba Tahap III skala besar yang kritis. Hal ini menunjukkan bahwa kanker menghadirkan tantangan yang lebih besar dan sulit daripada mengatasi COVID-19.

Meskipun virus adalah penyusup asing dan betapapun ganasnya, namun berbeda dengan sel kanker yang datang dari dalam tubuh. Ini membuatnya jauh lebih sulit untuk dicari dan diekspos untuk diobati.

“Kadang-kadang kanker hanya disebabkan oleh duplikasi gen dan kromosom dan kemudian semuanya terlihat normal dan sel hanya membelah lebih dari yang seharusnya,” kata Katalin Kariko, ilmuwan asal Hongaria, Wakil Presiden Senior di BioNTech, mengutip Reuters.

Untuk vaksin terhadap penyakit menular, pendekatan tradisional industri farmasi adalah menyiapkannya dalam bioreaktor besar, proses ini akan memakan waktu dan mahal dalam fasilitas yang dapat menghabiskan biaya pembangunan hingga US $ 700 juta.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply