Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, December 5, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Sejumlah Program Kemensos untuk Tekan Angka Kemiskinan Akibat Pandemi

Menteri Sosial, Juliari P Batubara

Topcareer.id – Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan sejumlah program untuk mengendalikan laju kenaikan angka kemiskinan yang diperkirakan bertambah akibat pandemi Covid-19. Laju kemiskinan perlu ditekan dengan beberapa program, di antaranya termasuk bantuan sosial.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan bahwa Kemensos memiliki program reguler yang selama ini sudah teruji efektif mengurangi kenaikan angka kemiskinan.

“Kami siapkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. Kedua  program ini akan terus berjalan di tahun 2021,” kata Mensos Juliari dalam siaran pers pada Jumat (13/11/2020) lalu.

DPR RI telah menyetujui Pagu Anggaran Kemensos TA 2021 sebesar  Rp 92,817 triliun. Dari angka tersebut, sebesar Rp 91 triliun merupakan anggaran untuk bansos, atau meningkat dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 60,4 triliun

Untuk Bansos PKH ditetapkan pagu sebesar Rp 30,4 triliun, dan untuk Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp 44,7 triliun.

“Tahun depan bansos PKH akan menjangkau 10 juta KPM, lebih besar dari tahun sebelumnya yang mencapai 9,2 juta KPM (keluarga penerima manfaat). Program Sembako menjangkau 18,5 juta KPM. Indeksnya masing-masing masih sama yakni Rp 200 ribu/KPM,” kata Mensos.

Baca juga: Tips Aman Gunakan Gadget di Rumah selama Pandemi

Pemerintah melalui Kemensos juga masih akan melanjutkan satu bansos khusus selama pandemi, yakni BST. BST masih dilanjutkan dari bulan Januari sampai Juni 2021.

“Mencakup 9 juta KPM dengan indeks Rp 200 ribu/KPM/bulan. Ini sifatnya fleksibel dengan tetap mengikuti arahan Bapak Presiden,” ujar Mensos.

Kemensos juga terus melanjutkan berbagai program yang diharapkan menambah efektivitas upaya meredam dampak pandemi baik di bidang rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial, perlindungan sosial dan penanganan fakir miskin.

Mensos beberapa waktu lalu juga menjelaskan tentang realisasi program penanganan pandemi. Ada tiga program bantuan sosial (bansos) telah selesai disalurkan. Ketiga bansos tersebut yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), program Bansos Tunai untuk Peserta Program Sembako/BPNT Non-PKH, dan Bansos Beras (BSB).

“Tiga bansos telah 100% tersalurkan. Untuk realisasi anggaran PEN di Kementerian Sosial per hari ini mencapai Rp 112 triliun atau 87,44%. Untuk sisanya ini tinggal menunggu penjadwalan realisasi saja,” katanya.

Mensos menjelaskan bantuan sosial PKH dengan jangkauan 10 juta KPM, nilai anggarannya mencapai Rp 36,8 triliun (TA 2020).

Selain itu, tambah dia, Bansos Tunai untuk Peserta Program Sembako Non-PKH menjangkau 9 juta KPM, anggarannya sebesar Rp 4,5 triliun dan Bansos Beras dengan jangkauan 10 juta KPM dengan pagu Rp 5,26 triliun, telah tersalurkan semua sebanyak 450.000 ton beras medium.**(Feb)

Leave a Reply