Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, November 27, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Manfaat Dark Chocolate untuk Kesehatan Fisik dan Mentalmu di Masa Pandemi

Topcareer.id – Dark chocolate kaya akan mineral, seperti zat besi, magnesium, dan zinc. Kakao dalam dark chocolate juga mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan.

Di tengah pandemi virus corona, kamu harus menjaga kesehatanmu. Salah satunya dengan memilih makanan yang baik untuk kesehatan fisik dan mental kamu.

Di antara banyak pilihan, dark chocolate bisa kamu jadikan pilihan untuk dikonsumsi karena memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan.

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan potensial dari dark chocolate.

Antioksidan
Dark chocolate mengandung beberapa senyawa yang memiliki sifat antioksidan, seperti flavanol dan polifenol. Antioksidan bisa menetralkan radikal bebas dan mencegah stres oksidatif.

Baca Juga: Doyan Dark Chocolate? Ini Manfaatnya Bagi Kesehatan

Menekan risiko penyakit jantung
Makan dark chocolate secara teratur dapat membantu mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung. Beberapa senyawa dalam coklat hitam, khususnya flavanol, mempengaruhi dua faktor risiko utama penyakit jantung yakni: tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

Menjaga tekanan darah
Flavanol dalam dark chocolate merangsang produksi oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat menyebabkan pembuluh darah membesar, atau melebar, yang meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah. Temuan dari tinjauan tahun 2017 menunjukkan bahwa efek menguntungkan dari dark chocolate pada tekanan darah mungkin lebih signifikan pada orang tua dan mereka yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular.

Kolesterol
Dark chocolate juga mengandung senyawa tertentu, seperti polifenol dan teobromin, yang dapat menurunkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL) dalam tubuh dan meningkatkan kadar kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL). Dokter sering menyebut kolesterol LDL sebagai “kolesterol jahat” dan kolesterol HDL sebagai “kolesterol baik”.

Anti inflamasi
Inflamasi atau peradangan adalah bagian dari respon imun alami tubuh terhadap kuman dan zat berbahaya lainnya. Namun, peradangan kronis dapat merusak sel dan jaringan serta dapat meningkatkan risiko beberapa kondisi kesehatan, termasuk diabetes tipe 2, artritis, dan jenis kanker tertentu.

Dark chocolate dengan kandungan senyawanya yang memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh.

Resistensi insulin
Resistensi insulin dapat menyebabkan kadar glukosa darah tinggi yang tidak normal, yang dapat menyebabkan pradiabetes dan diabetes tipe 2. Sebuah studi yang dilakukan selama 6 bulan pada tahun 2018 meneliti hubungan antara konsumsi dark chocolate dan kadar glukosa darah di antara individu Hispanik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa makan 48 g dark chocolate 70 persen setiap hari dapat membantu menurunkan kadar glukosa puasa dan mengurangi resistensi insulin.

Fungsi otak
Makan dark chocolate dapat meningkatkan fungsi otak dan membantu mencegah kondisi neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Flavanol yang ada dalam dark chocolate juga bisa meningkatkan neuroplastisitas, yang merupakan kemampuan otak untuk mengatur ulang dirinya sendiri, terutama sebagai respons terhadap cedera dan penyakit.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply