Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Agustus 4, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Tips Tetap Sehat bagi Lansia di Masa Pandemi COVID-19 (Bagian 1)

Ilustrasi. (dok. Shutterstock)

Topcareer.id – Seperti yang kita tahu, orang tua dan orang-orang dengan penyakit bawaan (komorbid) akan lebih sering mengembangkan COVID-19 yang lebih parah. Bagi para lansia, jangan khawatir berlebih akan COVID-19, namun tetap waspada.

Ada beberapa langkah yang bisa diikuti bagi para lansia agar tetap sehat di masa pandemi COVID-19 ini, seperti 10 langkah di bawah ini, yang dikutip dari laman WHO.

Bagian pertama dari tulisan.

1. Pertahankan rutinitas

Pertahankan rutinitas rutin sebanyak mungkin dan pertahankan jadwal harian untuk diri sendiri termasuk tidur, makan, dan aktivitas.

2. Tetap terhubung secara sosial

Bicaralah dengan orang yang dicintai dan orang yang dipercayai setiap hari atau sebanyak mungkin, menggunakan telepon, panggilan video atau pesan, atau melalui surat tertulis.

Gunakan waktu ini untuk berbagi perasaan dan melakukan hobi bersama.

 3. Aktif secara fisik setiap hari

Kurangi waktu duduk yang lama dan atur rutinitas harian yang mencakup setidaknya 30 menit olahraga. Pastikan untuk melakukan aktivitas yang aman dan sesuai dengan tingkat kebugaran fisik seperti yang ditunjukkan oleh petugas kesehatan.

“Lansia dapat menggunakan pekerjaan rumah tangga sebagai cara untuk tetap aktif secara fisik, mengikuti kelas online (misalnya Tai Chi, yoga) atau memilih musik favorit dan menarilah.”

4. Minumlah air dan makan makanan yang sehat dan seimbang

Ini akan membuat diri tetap terhidrasi, membantu memperkuat sistem kekebalan  dan menurunkan risiko penyakit kronis dan penyakit menular.

5. Hindari merokok dan minum alkohol

Perokok cenderung lebih rentan terhadap COVID-19 karena merokok dapat mempengaruhi kapasitas paru-paru dan karena merokok meningkatkan kemungkinan penularan virus dari tangan ke mulut. Minum alkohol tidak hanya mengganggu tidur, tetapi juga dapat meningkatkan risiko drop, melemahkan sistem kekebalan, dan berinteraksi dengan obat resep yang diminum.**(Feb)

Tinggalkan Balasan