Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

AS Mulai Uji Coba Vaksin COVID-19 Terhadap Wanita Hamil pada Januari 2021

Wanita hamil.

Topcareer.id – Menurut Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIH), Dr.Anthony Fauci, regulator dan pembuat obat Amerika Serikat berencana untuk meluncurkan uji klinis pada Januari yang menguji keamanan vaksin COVID-19 pada wanita hamil dan anak-anak.

Kedua kelompok tersebut dikeluarkan dari uji klinis vaksin COVID-19 pertama sampai para peneliti dapat menentukan bahwa vaksin itu relatif aman pada orang dewasa yang sehat sebelum mengujinya pada populasi yang lebih rentan.

Fauci mencatat dalam diskusi pada Kamis (10/12/2020) bahwa wanita hamil belum dimasukkan dalam uji klinis vaksin COVID hingga saat ini. Tidak jelas apakah kelalaian tersebut berarti wanita hamil tidak akan dapat menerima vaksin resmi sampai lebih banyak data keamanan dikumpulkan. Menurutnya, studi tentang wanita hamil akan datang dalam uji coba nanti.

“Itu belum tentu melihat kemanjuran, tapi kita akan melihat keamanan dan imunogenisitas untuk menjembatani keampuhan pada populasi orang dewasa yang tidak hamil,” katanya di acara Grand Rounds 2020 Universitas Columbia, mengutip laman CNBC.  

“Hal yang sama berlaku untuk populasi anak-anak. Studi tersebut mungkin akan dimulai pada pertengahan hingga akhir Januari.”

Menurut Kepala Tanggap COVID-19 di CDC, Aron Hall, dokter telah menemukan peningkatan risiko komplikasi pada wanita hamil yang tertular COVID-19.

Baca juga: Bio Farma Siapkan 3 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Untuk Tenaga Kesehatan

“Indikasi awal adalah mungkin ada risiko yang lebih tinggi untuk melahirkan sebelum waktunya,” kata dia di Komite Penasihat Vaksin dan Produk Biologi Terkait FDA.

Sementara, para peneliti menemukan, anak-anak tampaknya lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal akibat COVID-19, mereka berisiko lebih tinggi mengembangkan sesuatu yang disebut sindrom inflamasi Multisistem pada anak-anak, atau MIS-C.

Ini adalah penyakit peradangan yang dapat memengaruhi banyak sistem organ di seluruh tubuh, termasuk jantung, paru-paru, dan otak.

Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Obat-obatan Inggris, yang mengesahkan vaksin Pfizer untuk penggunaan luas pada orang dewasa minggu lalu, memperingatkan agar tidak memberikannya kepada wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Tinggalkan Balasan