Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, January 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

9 Tips Negosiasi Gaji yang Sudah Kuno, Jangan Ditiru (Bagian 2)

Ilustrasi (Dok. Wellbeingart)

Topcareer.id – Saatnya berhenti melihat negosiasi gaji sebagai sebuah opsi. Jennifer Henry, SVP, Career Services di 2U mengatakan bahwa negosiasi gaji hari ini adalah norma, bukan pengecualian. Terlalu banyak karyawan yang masih memandang negosiasi gaji sebagai pengalaman yang agresif.

“Sebaliknya, pikirkan tentang negosiasi gaji sebagai peluang untuk melibatkan manajer atau supervisormu dalam diskusi terbuka tentang masa depan profesionalmu, dan sebagai praktik yang tak ternilai untuk caramu mengomunikasikan proposisi nilaimu,” kata Henry dalam The Ladders.

Ingin tahu bagaimana membahas topik negosiasi gaji? Hindari melakukan hal yang merugikan dengan mendengarkan nasihat kuno. Berikut sembilan tips negosiasi gaji usang yang perlu kamu tinggalkan untuk meningkatkan penghasilan, langsung dari ahlinya.

6. Pembicaraan soal uang

Ya, uang itu penting. Tapi itu sama sekali bukan satu-satunya faktor yang terlibat dalam pembicaraan tentang kompensasi yang bermanfaat, jadi bantulah dirimu sendiri dan tinggalkan pola pikir kuno itu.

“Jika kamu telah menemukan pasangan sempurna yang memberimu atasan dan kolega yang hebat, jam kerja yang sesuai untukmu, pekerjaan yang menantang, dan mobilitas karier, pertimbangkan faktor-faktor ini terhadap tawaran tersebut, bahkan jika rentang gaji lebih rendah dari yang kamu harapkan,” kata Jennifer Henry, SVP, Career Services di 2U dalam The Ladders.

7. Sebutkan penawaran kerja yang lain

Menyebutkan bahwa kamu telah mendapat tawaran lain adalah taktik yang masih digunakan oleh banyak profesional, dan meskipun berhasil, hal itu juga dapat meninggalkan rasa tidak enak di atasan atau, lebih buruk lagi, merusak hubungan.

“Saya tidak selalu berpikir ini adalah taktik yang tidak akan berhasil di pasar kerja saat ini, tetapi saya telah melihat beberapa contoh di mana hal itu mengakibatkan penarikan tawaran. Kisaran gaji tampaknya sedikit lebih statis daripada dinamis dalam lanskap kita saat ini,” kata Henry.

Baca juga: 4 Tips Sukses Jalani Group Interview Saat Melamar Pekerjaan

8. Berlatih dan metodis

Bernegosiasi tanpa membangun kasus yang kuat tentang apa yang kamu inginkan dan mengapa kamu harus memilikinya akan sangat konyol. Namun, penting untuk tidak mendengarkan nasihat yang membuatmu merasa tidak wajar dan terlatih.

“Sekarang, kamu perlu mengatur alasanmu sendiri, tetapi jangan memaksakan diri dengan membuat skrip,” kata Michaela McDonald, Pakar Nasihat Keuangan dan CFP di Albert.

Untuk membuat diri Anda lebih nyaman, dia merekomendasikan untuk tetap transparan dalam tujuanmu dan secara terbuka mengatakan bahwa kamu ingin menegosiasikan gaji dan paket tunjangan.

9. Tunjukkan nilaimu berdasarkan masa lalu

Pada catatan itu, menyebutkan prestasi masa lalumu adalah langkah cerdas yang pasti. Namun, nasihat itu tidak memperhitungkan fakta bahwa menunjukkan bagaimana kamu akan berkontribusi di masa depan bisa sama pentingnya.

“Saat membahas gaji atau paket kompensasi secara keseluruhan, jangan hanya fokus pada kinerja masa lalumu. Selain itu, pastikan untuk menunjukkan pola pikir berkembang dan keinginanmu untuk terus belajar sehingga jelas seberapa besar komitmenmu untuk berkembang,” kata Henry.**(Feb)

Leave a Reply