Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juni 24, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Ini Bedanya Content Creator, Content Writer, dan Copywriter

Dok. CNBC

Topcareer.id – Peran content creator, content writer, dan copywriter, sering disalahpahami karena dianggap pekerjaan yang sama.

Meskipun ada beberapa kesamaan, namun ada perbedaan yang cukup besar antara setiap profesi tersebut. Penting untuk mengetahui bagaimana peran-peran ini berbeda karena masing-masing memiliki tantangan dan tujuan yang unik.

Berikut ini, beberapa perbedaan utama di antara ketiganya.

Content creator
Content creator bertugas menghasilkan materi yang menghibur atau mendidik yang memenuhi minat dan tantangan audiens target. Konten yang dia hasilkan bisa bermacam-macam bentuknya, termasuk postingan blog, video, ebooks, foto, dan infografik. Saat ini, bisnis mempekerjakan pembuat konten untuk melibatkan pelanggan baru dan yang sudah ada atas nama merek.

Untuk menjadi content creator yang baik kamu harus selalu up to date tentang perkembangan terkini terkait dengan brand perusahaan. Seorang content creator harus memahami audiens agar bisa mengetahui apa yang disukai oleh masyarakat.

Content writer
Tidak seperti content creator, seorang content writer lebih mementingkan konten yang menginformasikan, mendidik, menghibur, atau menginstruksikan pembaca. Mereka berpengalaman dalam strategi pemasaran online dan dapat membuat konten untuk banyak saluran, termasuk situs web, blog, media sosial, dan email. Konten tersebut biasanya dirancang untuk memperkuat hubungan antara pembaca dan merek.

Keahlian utama untuk menjadi content writer adalah menulis, dan harus tahu apa yang membuat pembaca tertarik untuk mendatangi website dan membaca setiap artikel yang telah ditulis. Tanggung jawab content writer adalah menigkatkan pengunjung website dengan menyajikan artikel-artikel menarik.

Copywriter
Seorang copywriter berada dalam bisnis persuasi. Copywriting adalah tentang menggunakan kata-kata dan bahasa untuk meyakinkan pembaca agar mengambil tindakan, baik itu membeli produk, mendownload, atau terlibat dengan perusahaan. Copywriter terutama digunakan dalam iklan, penjualan, email, iklan cetak, iklan digital, brosur, dan landing pages.

Tidak seperti bentuk penulisan konten lainnya, copywriting biasanya lebih bersifat percakapan dan interaktif. Dan karena tujuannya adalah untuk membujuk, ia juga lebih kuat.

Copywriter dapat mengkhususkan diri pada salinan produk, salinan SEO, atau iklan tanggapan langsung, dan beberapa akan fokus pada salinan penulisan untuk industri tertentu.

Copywriter terbaik akan memahami kebutuhan audiens target dan menggunakan bahasa untuk menginspirasi kepercayaan pada merek. Memahami SEO juga sangat penting di sini.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan