Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, February 26, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Qatar Airways akan Hentikan Setengah dari Operasional Pesawat A380

Sumber foto: marketeers.com

Topcareer.id – Pandemi global COVID-19 berdampak pada hampir semua industri termasuk pesawat penumpang terbesar di dunia, Qatar Airways, yang mengonfirmasi akan menghentikan setengah dari armada 10 Airbus A380-nya setelah dilarang terbang sejak Maret 2020.

CEO maskapai penerbangan Qatar Akbar Al Baker mengatakan kepada forum industri penerbangan bahwa keputusan tersebut juga dimotivasi oleh kekhawatiran atas dampak lingkungan.

“A380 menurut saya adalah salah satu pesawat terburuk dalam hal emisi yang terbang saat ini,” kata Al Baker.

“Inilah mengapa kami telah memutuskan bahwa kami tidak akan mengoperasikannya di masa mendatang dan bahkan ketika kami mengoperasikannya, kami hanya akan mengoperasikan setengah dari jumlah yang kami miliki.”

Pesawat bertingkat ganda raksasa itu memiliki kapasitas untuk 853 penumpang, namun kini menampung hingga 525 penumpang saja.

Populer di kalangan pelancong udara tetapi mahal untuk dioperasikan pada saat-saat terbaik, pesawat bermesin empat itu terlalu besar untuk permintaan saat ini di era pandemi.

Maskapai penerbangan raksasa lain seperti Lufthansa, Qantas, British Airways, dan Air France semuanya juga terpaksa mengandangkan superjumbo mereka ketika pandemi virus corona melanda.

Qatar Airways mengatakan kepada CNN bahwa sampai permintaan penumpang pulih ke tingkat yang sesuai, Qatar Airways akan terus menahan pesawat A380-nya.

Berbicara di CAPA Live, Al Baker memuji kinerja pesawat jarak jauh yang lebih kecil dan lebih ekonomis.

“A350 dan B787 adalah pesawat yang sangat efisien dalam hal emisi, terutama A350-1000, yang melebihi ekspektasi kami dengan efisiensinya yang diproduksi saat ini,” katanya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply