Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, April 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Di Tengah Pandemi Iklim Investasi di Indonesia Dinilai Tetap Positif

Topcareer.id – Dalam acara Mandiri Investment Forum 2021 (MIF) ke 10, salah satu topik utama yang dibahas selain pemulihan negara dari pandemi, Sovereign Wealth Fund (SWF) juga didiskusikan.

SWF secara sederhana adalah badan pengelola dana investasi milik negara. Dana yang akan dikelola oleh badan ini berasal dari cadangan devisa yang dimiliki oleh bank sentral negara, dana hasil privatisasi, akumulasi surplus perdagangan maupun surplus anggaran, dan hasil penerimaan negara yang berasal dari ekspor sumber daya alam.

SWF merupakan kendaraan finansial yang bisa digunakan oleh negara untuk mengatur dana publik melalui investasi yang dilakukan oleh SWF terhadap dana milik negara tersebut. Dari hal tersebut diharapkan terciptanya stabilisasi ekonomi.

Baca Juga: Mandiri Investment Forum 2021 Bahas Investasi di Berbagai Sektor Guna Mendukung Pemulihan Ekonomi Indonesia

Wakil Menteri BUMN yang turut hadir dalam MIF 2021, Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan saat ini negara lebih banyak mengundang investasi di bidang kesehatan, dan setelah pandemi COVID-19 berlalu akan mencoba melihat sektor lain yang bisa di renewable, salah satu contohnya Pertamina.

Kartika juga menegaskan ingin bekerja sama dengan investor domestik dan swasta, walau diterpa badai pandemi, menurutnya Indonesia saat ini masih memiliki dampak positif bagi iklim investasinya.

“BUMN akan sangat berhati-hati di semua lapisan tata kelola dengan merekrut manajer yang sangat kredibel dan menyediakan dewan bagi pemerintah serta sektor swasta untuk mengelola semua investor,” Kata Kartika.

“Kita percaya akan kesinambungan program ini dan kita akan merekrut yang terbaik dari pasar sehingga bisa dipastikan semua kepentingan Indonesia terkait investasi bisa disupervisi dengan baik.” Tambahnya.

Indonesia saat ini masih belajar untuk bekerja dengan investor global. “Jadi untuk beberapa bulan ke depan kita akan bekerja dengan beberapa global fund untuk mempelajari minat investor di indonesia dan politiknya.” Ujar Kartika.

Dalam pengamatannya, komitmenn investor saat ini masih kurang kuat tetapi sudah ada minat yang sangat kuat untuk berinvestasi di Indonesia.

Indonesia berada di posisi strategis dalam hal populasi dan pertumbuhannya. Menurut Kartika banyak investor sudah melihat pasar di Indonesia. Tantangannya adalah risiko politik dan stabilitas jangka panjangnya. Jika Indonesia bisa meyakinkan stabilitas dan menciptakan nilai jangka panjang maka Indonesia bisa menjadi game changer dan bisa menjadi katalis pada investor global.

UU Omnibus Law menandakan akses investasi di Indonesia kini lebih terbuka dan memberikan jaminan lingkungan lebih stabil pada setiap investor.

“Sejauh ini Indonesia melihat jauh ke depan dan telah melibatkan banyak investor serta menstimulasi pertumbuhan ekonomi juga menstabilisasi nilai tukar mata uang, mari dukung Indonesia untuk lebih sukses.”tutup Kartika.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan