Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, April 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

16 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan saat Imlek (Bagian 1)

Sumber foto: China Briefing

Topcareer.id – Perayaan tahun baru Imlek tahun ini jatuh pada Jumat (12/2). Meski jatuh di tengah pandemi virus corona, namun perayaan tetap bisa dilakukan di bawah oengawasan ketat.

Banyak hal menyenangkan bisa dilakukan saat imlek, tapi tahukah kamu bahwa ada beberapa hal yang tabu atau dilarang saat merayakan Imlek?

Berikut ini hal tabu untuk dilakukan saat perayaan tahun baru china:

Bagian pertama dari artikel:

Minum obat
Adalah tabu bagi seseorang untuk menyeduh jamu atau meminum obat pada hari pertama tahun baru china. Jika melanggarnya maka diyakini akan sakit selama setahun penuh.

Menyapu atau membuang sampah
Tindakan menyapu pada hari raya imlek dikaitkan dengan menyapu kekayaan. Membuang sampah melambangkan membuang keberuntungan atau keberuntungan dari rumah.

Makan bubur dan daging untuk sarapan
Bubur tidak boleh dimakan, karena dianggap hanya orang miskin yang memiliki bubur untuk sarapan pagi, dan orang tidak ingin memulai tahun “miskin” karena ini pertanda buruk. Selain itu, daging tidak boleh dimakan saat sarapan ini untuk menghormati dewa (Buddha), karena semua dewa diharapkan keluar untuk bertemu dan mengucapkan selamat Tahun Baru satu sama lain.

Jangan mencuci pakaian dan rambut
Orang dilarang mencuci pakaian pada hari pertama dan kedua imlek, karena dua hari ini diperingati sebagai hari lahir Shuishen (Dewa Air).

Baca juga: Mengintip Perayaan Imlek Di Tengah Pandemi

Sebaiknya tidak menjahit
Penggunaan pisau dan gunting serta jarum sangat harus dihindari untuk setiap kecelakaan, baik yang merugikan seseorang maupun alat, yang diperkirakan dapat mengakibatkan hal-hal yang tidak menguntungkan dan menipisnya kekayaan di tahun mendatang.

Anak perempuan yang sudah menikah tidak diperbolehkan mengunjungi rumah orang tuanya
Anak perempuan yang sudah menikah dilarang mengunjungi rumah orang tuanya, karena diyakini akan membawa kesialan bagi orang tuanya sehingga menyebabkan kesulitan ekonomi bagi keluarga. Secara tradisional, seorang putri yang sudah menikah mengunjungi rumah orang tuanya pada hari kedua Tahun Baru Imlek.

Cegah anak-anak menangis
Tangisan seorang anak diyakini akan membawa kesialan bagi keluarga, sehingga orang tua berusaha sebaik mungkin agar anak tidak menangis dengan cara apapun yang memungkinkan.

Hindari merusak perkakas atau perlengkapan lainnya
Alat pemecah atau peralatan lainnya selama periode ini dikaitkan dengan hilangnya kekayaan untuk tahun yang akan datang. Oleh karena itu para pedagang dan pebisnis pada umumnya sangat berhati-hati untuk mencegahnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan