Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, April 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Tips Menghindari Terjadinya Tanah Longsor

Topcareer.id – Bencana tanah longsor kerap terjadi pada saat musim hujan atau setelah badai. Bencana ini secara umum terbagi dalam dua kategori yakni longsoran dangkal dan longsor dalam. Perbedaan ini dapat menentukan kecepatan dan ukurannya.

Longsoran dangkal berakar di lapisan tanah dan seringkali membentuk kemerosotan di sepanjang jalan raya atau puing-puing yang bergerak cepat mengalir menuruni lembah.

jika kamu tinggal di daerah yang rawan longsor, kamu pasti ingin melakukan semua yang bisa dilakukan untuk melindungi propertimu.

Meskipun belum tentu dapat mencegahnya, ada sejumlah tindakan pencegahan yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan risiko tanah longsor yang terjadi pada properti kamu dan mengurangi kerusakan jika terjadi longsor.

Menjaga material jauh dari lereng
Singkirkan material yang berat dari bagian atas lereng. Bebatuan, pohon tumbang, dan puing-puing lainnya di puncak bukit dapat membuat rumah yang berada di lereng gunung berisiko terkena longsor. Pindahkan puing-puing ini menjauh dari lereng dan dari rumah. Mungkin akan membutuhkan tenaga profesional yang memiliki alat berat untuk membersihkan tanah dan batuan berat. Ajak diskusi seluruh warga untuk mengkonsultasikan dengan kontraktor agar material material berat penyebab longsor bisa disingkirkan.

Jika properti rumah kamu terletak di tepi bukit, hindari menumpuk sampah di puncak bukit. Jauhkan juga material yang lepas seperti kayu bakar atau tong sampah dari lereng. Jangan suka membuang air di bagian atas lereng, karena secara bertahap dapat mengikis tanah dan membuatnya lebih gembur sehingga mudah longsor.

Baca juga: Ini Bahaya Yang Dihadapi Pengangguran Jangka Panjang

Kontrol air di rumah
Jika rumah kamu berada di dataran tinggi, selalu kontrol secara berkala pipa atau sistem drainase di rumah kamu. Kebocoran dalam sistem air secara bertahap dapat mengikis tanah di bawah properti kamu. Mintalah tenaga profesional memeriksa pipa dan pastikan tidak ada kebocoran. Jika mereka menemukan kebocoran, segera perbaiki. Ingatlah juga untuk memeriksa saluran air luar ruangan seperti kolam. Kolam bocor adalah penyebab khusus erosi tanah secara bertahap.

Pastikan sistem drainase rumah kamu di dataran tinggi mengarah langsung ke dasar tanjakan. Pastikan air mengalir sampai ke dasar lereng. Ini menghentikan air menggenang atau mengalir menuruni lereng dan melonggarkan tanah.

Hindari membangun sistem sprinkler di lereng. Ini dapat melonggarkan dan mengikis tanah, membuat lereng lebih tidak stabil. Selalu tempatkan sistem sprinkler pada jarak yang aman dari lereng agar tanah tetap stabil.

Memperkuat tanah
Buang tanah gembur dan gantilah dengan material tanah yang lebih padat. Seiring waktu, tanah dapat terkikis dan menjadi lebih rentan terhadap longsor. Bicaralah dengan kontraktor tentang cara mengganti tanah lapisan atas rumah dengan tanah berpasir yang lebih padat. Jangan mendorong material lama apapun kembali ke lereng atau ke arah tepi. Hal ini meningkatkan resiko longsor.

Jika kamu tinggal di daerah rawan longsor atau di kaki bukit, bangun dinding penahan di dasar lereng untuk melindungi rumah. Ini dapat mencegah tanah longsor atau mengalihkan aliran longsor. Dinding penahan yang diperkuat dengan paku logam yang dibor ke dalam batuan tanah adalah metode terbaik untuk mencegah tanah longsor. Datangkan tenaga profesional yang berpengalaman dalam membangun jenis dinding ini jika area tersebut rawan longsor yang kuat.

Tanam pohon dan semak di bukit untuk menjaga tanah tetap padat dan terlindungi. Vegetasi melindungi tanah dari erosi dan mencegah longsor. Pilihan yang bagus adalah pohon, semak, dan rerumputan tinggi. Jangan menebang pohon atau mencabut semak tanpa menggantinya.

Gali selokan untuk mengalihkan tanah longsor jauh dari rumah. Bahkan dengan tindakan pencegahan lainnya, longsor masih bisa terjadi. Dalam hal ini, kamu tetap dapat melindungi rumah dengan parit yang mengelilingi rumah untuk mengalihkan puing-puing longsoran ke lokasi lain. Konsultasikan dengan kontraktor untuk pekerjaan ini. Pastikan puing-puing longsor diarahkan ke area kosong.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan