Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, April 12, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

WHO Peringatkan Kenaikan Kasus Covid-19 Global Setelah Sempat Turun

Topcareer.id – Pejabat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa para ilmuwan tengah mencoba memahami mengapa kasus Covid-19 tiba-tiba meningkat di sebagian besar dunia setelah berminggu-minggu infeksinya turun.

Ada 2,6 juta kasus baru yang dilaporkan di seluruh dunia minggu lalu, naik 7% dari minggu sebelumnya, kata WHO dalam pembaruan epidemiologi mingguan yang mencerminkan data yang diterima pada Minggu pagi. Hal itu mengikuti enam minggu berturut-turut dari kasus baru yang menurun di seluruh dunia.

Pembalikan itu dapat disebabkan oleh munculnya beberapa varian baru virus corona yang lebih menular, tindakan pencegahan yang dilakukan oleh publik mengendur, dan apa yang disebut kelelahan pandemi, di mana orang menjadi lelah untuk mengikuti tindakan pencegahan, kata WHO dalam laporan mingguannya.

Maria Van Kerkhove, Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis di WHO, mengatakan selama acara Tanya Jawab di kantor pusat organisasi di Jenewa pada Rabu (3/3/2021) bahwa badan kesehatan global sedang mencoba untuk lebih memahami apa yang menyebabkan pembalikan tren di setiap wilayah dan negara.

“Yang kami khawatirkan adalah dengan diperkenalkannya vaksin dan vaksinasi di sejumlah negara, kami masih membutuhkan orang untuk melakukan tindakan di tingkat individu,” kata Van Kerkhove, mengutip laman CNBC Make It, Kamis (4/3/2021)

Ia lantas mendesak orang untuk berlatih menjaga jarak secara fisik, memakai masker saat berada di sekitar orang lain.

Baca juga: Studi: Berbicara Sedikit Saja Bisa Tularkan Virus Corona

“Dengan melihat peningkatan tren selama satu minggu ini, ini merupakan peringatan yang cukup keras bagi kita semua bahwa kita harus tetap berada di jalur yang benar. Kami harus tetap berpegang pada langkah-langkah yang ada.”

Dr. Mike Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO, menyarankan bahwa peningkatan tersebut mungkin karena banyak orang yang mulai “bersantai” sebelum mendapatkan dampak penuh dari vaksinasi.

Ryan mencatat bahwa kasus kematian belum meningkat seperti kasus posistif, tetapi itu bisa berubah dalam beberapa minggu mendatang. Harapannya, kata dia, peningkatan kematian bisa dihindari karena vaksinasi terhadap mereka yang paling rentan terhadap penyakit tersebut.

Meskipun peluncuran vaksin menimbulkan optimisme di beberapa negara, Ryan mencatat bahwa banyak negara di dunia belum menerima dosis. Dia mengatakan bahwa 80% dosis telah diberikan hanya di 10 negara.**(Feb)

Leave a Reply