Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, April 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Seperti Apa Pekerjaan Terapis Okupasi? Yuk Cari Tahu

Topcareer.id – Banyak pasien dari berbagai penyakit, baik penyakit fisik atau mental harus melalui terapi, salah satunya adalah terapi okupasi. Nah, praktisi perawatan kesehatan yang menggunakan aktivitas terapeutik untuk merawat orang yang alami cedera atau penyakit ini namanya terapis okupasi.

Ketika seseorang hidup dengan kondisi kronis atau kecacatan yang menyebabkan terganggunya kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti dandan, makan, atau bekerja, mereka sering beralih ke terapis okupasi untuk membantu mempelajari cara menyelesaikan tugas-tugas ini. Mari mengetahui lebih jelas soal pekerjaannya.

Mengutip Ladders, terapis okupasi melihat seseorang secara holistik dan mengembangkan akomodasi serta mengajarkan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan tugas sehari-hari.

“Seorang terapis okupasi mengevaluasi kondisi dan kebutuhan pasien mereka melalui observasi dan pertanyaan. Mereka kemudian mengembangkan rencana perawatan dan bekerja dengan pasien untuk mencapai tujuan yang akan membantu mereka melakukan tugas tertentu,” tulis Ladders.

Para profesional ini mengajari pasien cara menyesuaikan gaya hidup mereka setelah mengalami penyakit atau cedera yang melemahkan yang mengubah cara tubuh mereka bergerak atau bekerja.

Ketika kecacatan seseorang mengganggu kemampuannya untuk menyelesaikan keterampilan hidup sehari-hari seperti mandi, berpakaian, makan, bekerja, dan bahkan pekerjaan rumah tangga, terapis okupasi membantu mereka membuat penyesuaian untuk memungkinkan mereka menyelesaikan tugas ini secara mandiri.

Baca juga: Tiga Trend Tunjangan Karyawan Di 2021, Apa Saja?

Setiap hari, aktivitas terapis okupasi akan bervariasi bergantung pada pasien yang mereka tangani, karena praktik terapi okupasi sangat bersifat individual berdasarkan kebutuhan dan tujuan pasien.

“Sementara satu pasien mungkin memerlukan bantuan untuk mempelajari cara berpakaian sendiri setelah mengalami stroke, pasien lainnya mungkin perlu mempelajari cara menggunakan peralatan adaptif khusus untuk berjalan.”

Terapis okupasi mendemonstrasikan latihan untuk pasien dan membantu memfasilitasi penyelesaian tugas berdasarkan rencana perawatan mereka.

Mereka juga bertanggung jawab untuk merekomendasikan peralatan khusus untuk digunakan pasien seperti alat bantu makan atau kursi roda dan menunjukkan kepada pasien cara mengoperasikan alat bantu mereka dengan benar.

Seringkali, seorang terapis okupasi akan mengevaluasi tempat tinggal atau ruang kerja seseorang untuk membantu memastikan bahwa ruangan tersebut berfungsi tergantung pada kebutuhan pasien.**(Feb)

Tinggalkan Balasan