Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Jumat, April 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Para Tokoh Ternama Ini Dimakamkan dengan Cara Unik

Topcareer.id – Di dunia ini, ada banyak cara yang berbeda terkait proses`pemakaman. Biasanya, perbedaan ini dilakukan sesuai budaya dan agama yang dianutnya, atau bahkan disesuaikan dengan kisah hidupnya,

Seperti dilansir dari The Richest, berikut beberapa pemakanan unik dari para tokoh ternama di dunia.

Malcolm McLaren
Malcolm McLaren terkenal karena mengelola band, Sex Pistols. McLaren menderita mesothelioma peritoneal, penyakit yang pada akhirnya membunuhnya di usia 64 tahun.

Saat pemakaman, peti mati McLaren ditarik oleh gerbong yang ditarik kuda dengan ungkapan, “Terlalu cepat untuk hidup, sampai muda untuk mati.”

Pelayat yang mengikutinya menggunakan bis bertingkat hijau yang bertuliskan “Uang tunai dari kekacauan.” Penggemar juga berulang kali meneriakan “anarki” saat prosesi tersebut.

Baca juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini Saat Melamar Pekerjaan Remote

Joseph Stalin
Joseph Stalin adalah salah satu pria paling dibenci sepanjang masa. Dia bertanggung jawab atas jutaan kematian dan penganiayaan. Stalin meninggal pada 5 Maret 1953 karena stroke.

Saat pemakamannya, orang-orang Uni Soviet berlari menuju Aula untuk melihat jenazahnya. Hasilnya adalah kerusuhan yang berakhir dengan kematian 500 orang.

James Doohan
James Doohan adalah seorang aktor yang terkenal karena perannya sebagai Montgomery di Star Trek . Pada 20 Juli 2005, bintang itu meninggal pada usia 85 tahun.

Sebelum meninggal, Doohan memilih agar jasadnya dikirim ke luar angkasa. Abu aktor itu akhirnya meledak ke ruang angkasa dan melayang selama empat menit sebelum akhirnya jatuh di New Mexico.

Tupac Shakur
Tupac Shakur adalah salah satu rapper paling terkenal dan berpengaruh sepanjang masa. Tupac meninggal setelah dirawat 6 hari karena dipukuli orang.

Teman-teman Tupac memiliki cara yang tidak umum untuk menghargai temannya itu selamanya. Mereka mencampurkan sebagian abu jenazahnya dengan ganja dan mengisapnya.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan