Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, April 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Ekspor pada Februari Capai USD15,27 Miliar, Naik 8,56% dari Tahun Lalu

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (pexels)

Topcareer.id – Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor Indonesia Februari 2021 mencapai USD15,27 miliar atau turun 0,19 persen dibanding ekspor Januari 2021. Sementara dibanding Februari 2020, naik 8,56 persen.

“Ekspor nonmigas Februari 2021 mencapai USD14,40 miliar, turun 0,04 persen dibanding Januari 2021. Dibanding ekspor nonmigas Februari 2020, naik 8,67 persen,” tulis laporan BPS yang rilis pada Senin (15/3/2021).

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Februari 2021 mencapai USD30,56 miliar atau naik 10,35 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga ekspor nonmigas mencapai USD28,81 miliar atau naik 10,52 persen.

Penurunan terbesar ekspor nonmigas Februari 2021 terhadap Januari 2021 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD639,5 juta (27,11 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada besi dan baja sebesar USD240,7 juta (24,20 persen).

Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Diskon PPnBM Untuk Mobil 2.500 Cc

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari–Februari 2021 naik 10,29 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 8,81 persen dan ekspor hasil tambang dan lainnya naik 12,19 persen.

Ekspor nonmigas Februari 2021 terbesar adalah ke Tiongkok, yaitu USD2,95 miliar, disusul Amerika Serikat USD1,86 miliar, dan Jepang USD1,20 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 41,77 persen. Sementara ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa masing-masing sebesar USD2,99 miliar dan USD1,13 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Februari 2021 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD5,16 miliar (16,90 persen), diikuti Jawa Timur USD3,23 miliar (10,56 persen), dan Riau USD2,64 miliar (8,63 persen).

Tinggalkan Balasan