Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, April 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

8 Hal Dulu Menyenangkan Kini Jadi Menakutkan karena Pandemi COVID-19 (Bagian 1)

Topcareer.id – Hal yang menyenangkan sebelum pandemi COVID-19 bagi kebanyakan orang adalah interaksi dan acara sosial bisa berlangsung tanpa beban.

Tetapi, sejak virus corona menyerang hingga menjadi pandemi dan hidup dalam adaptasi kebiasaan baru, bagaimana perasaan kita sebenarnya tentang melanjutkan aktivitas yang dulu biasa kita lakukan?

Orang dengan gangguan obsesif-kompulsif (OCD) dan ritual pembersihan, trauma, atau gangguan kecemasan mungkin mengalami kesulitan menyesuaikan diri di masa sekarang.

Baca Juga: Waspada, Ditemukan Kasus Langka Komplikasi COVID-19 Pada Anak

Berikut ini 8 hal yang dulunya menyenangkan, tapi pandemi telah mengubahnya menjadi menakutkan sekarang.

Bagian pertama dari artikel:

1) Berada di antara orang banyak
Kemungkinan adegan keramaian sekarang akan terlihat sedikit aneh. Meskipun kamu masih jauh dari pertemuan besar, kamu mungkin akan segera menemukan dirimu kembali berada di toko atau dalam transportasi massal.

Setelah terbiasa untuk menghindari keramaian dalam waktu yang cukup lama, kamu akan lebih merasa membutuhkan semacam batasan ruang pelindung karena jadi merasa takut berada di tengah banyak orang.

Jane Webber, asisten profesor pendidikan konselor dan koordinator program doktor di Universitas Kean di New Jersey menyampaikan, jika kamu sudah mendapat jarak ruang yang cukup dari kerumunan dan kamu masih merasa panik, disarankan untuk berfokus pada pernapasanamu dan berkata pada diri sendiri, “Aku akan keluar dari sini dalam beberapa menit.”

2) Berjabat tangan dan berpelukan
Sekarang, kebanyakan orang tidak melakukannya. Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, sangat menyarankan untuk melanggar norma budaya kuno ini untuk selamanya.

Baca Juga: Survei: Kebiasaan Gosok Gigi Menurun Saat Pandemi Covid-19

Banyak orang sekarang ketika bertemu dengan orang lain yang mengulurkan tangan, maka secara otomatis akan menolak dan mundur secara naluriah.

“Kita mahluk sosial,” kata Webber. “Jika saat ini Anda merasa cemas, beri tahu orang-orang bahwa Anda masih sedikit gugup,” tambahnya. Dengan melakukan itu, kami telah membuat koneksi dan mereka bisa memiliki empati.

3) Pergi kencan
Pandemi virus corona telah membuat banyak orang takut untuk bertemu langsung dalam jarak dekat. Ketika kamu diajak seseorang untuk berkencan, kamu mungkin bingung dan takut harus menanggapi permintaan yang tidak biasa itu terlebih kamu baru mengenalnya.

Sebenarnya kamu bisa melakukannya walaupun takut. Sarankan agar kamu berdua mulai dengan bertukar nomor telepon lebih dahulu, lalu lanjutkan dengan kencan online.

4) Hubungan intim baru
Pandemi telah menyebabkan banyak orang sekarang takut untuk salin bertemu, dan untuk pergi kencan mungkin terasa seperti ada seni yang hilang. Selain itu, pandemi mungkin telah menambahkan beberapa pertanyaan yang tidak biasa ke dalam daftar perkenalan kamu: Apakah orang ini telah divaksinasi? Apa pendapatnya tentang vaksin dan masker Covid-19? Bagaimana perilakunya selama pandemi? Apakah dia asimtomatik?

Jika kamu takut dengan keintiman fisik, mengakuinya itu tidak apa-apa. Dan apabila kamu belum divaksinasi, jujurlah dan katakan bahwa kamu tidak ingin membahayakan kesehatannya.**(RW)

Bersambung ke artikel bagian kedua….

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan