Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Oktober 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Survei: Pendapatan Disabilitas yang Geluti UMKM Turun 70% Sejak Pandemi

Dok. The Conversation

Topcareer.id – Berdasarkan survei yang dilaksanakan oleh Jaringan Difable Person Organization (DPO) bersama Mahkota, pada April 2020 silam, sebagian besar penyandang disabilitas yang menggeluti UMKM mengalami penurunan pendapatan lebih dari 70% sejak pandemi Covid-19.

Survei tersebut dilaksanakan dengan menggunakan sampel 1.200 responden terdiri dari penyandang disabilitas dan non disabilitas yang tersebar di 6 Provinsi berbeda.

Pemerintah telah meluncurkan berbagai program jaring pengaman sosial untuk memulihkan perekonomian masyarakat, seperti bantuan modal usaha, serta pelatihan keterampilan usaha. Salah satu yang menjadi sasaran dalam program ini adalah penyandang disabilitas.

Koordinator Bidang Pemberdayaan Disabilitas Kemenko PMK Erlia Rahmawati menjelaskan, program dukungan pemerintah telah memberikan dampak positif terhadap UMKM dan sektor informal yang digeluti penyandang disabilitas selama masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Penerimaan Pajak 2 Bulan Di 2021 Capai Rp146,13 Triliun, Masih Negatif

“Program Dukungan UMKM Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) menjadi bantalan dunia usaha terutama bagi sektor informal dan UMKM dalam bertahan menghadapi dampak pandemi Covid-19,” kata dia dalam siaran pers, Selasa (23/3/2021).

Perwakilan dari Bappenas Adhi Prana mengatakan perlunya pendalaman pendidikan keterampilan terkait dampak pandemi terhadap UMKM penyandang disiabilitas untuk mewujudkna ekonomi inklusif bagi penyandang disabilitas.

“Perlu adanya pendalaman terkait dampak pandemik terhadap UMKM Penyandang Disabilitas, untuk mewujudkan ekonmi inklusif bagi Penyandang Disabilitas dan pemenuhan hak memperoleh pendidikan keterampilan,” ujarnya.

Harapannya dengan kegiatan survei tersebut pemerintah mengetahui kebutuhan dukungan yang diperlukan oleh penyandang disabilitas pelaku usaha UMKM ke depan. Serta melihat peluang bidang usaha yang akan menjadi referensi bagi penyandang disabilitas pelaku UMKM berdasarkan hasil survei konsumen.

Tinggalkan Balasan