Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, November 28, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Kasus Covid Global Naik 14%, Ini Negara-Negara yang Alami Lonjakan Terbesar

Dok/Sortable

Topcareer.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan peningkatan stabil dalam kasus Covid-19 dan kematian dalam beberapa pekan terakhir. Lantas mendesak orang untuk tetap berpegang pada penggunaan masker dan aturan jarak sosial ketika dunia memasuki fase kritis pandemi.

“Kita sudah memasuki tahun kedua pandemi. Ada banyak rasa frustrasi dan kelelahan di luar sana yang menginginkan pandemi ini segera berakhir, tetapi dengan peningkatan penularan, itu menuju ke arah yang salah,” kata Dr. Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 WHO, selama sesi tanya jawab, Rabu (31/3/2021).

“Ini masih jauh dari selesai. Kami tidak berbicara tentang segelintir kasus di sana-sini. Kami masih dalam fase akut pandemi,” kata dia, mengutip CNBC.

Menurut Maria, kasus naik 14% di seluruh dunia minggu lalu – peningkatan mingguan keenam berturut-turut – dan kematian melonjak untuk minggu ketiga berturut-turut.

Secara global, ada lebih dari 128 juta kasus Covid-19 dan 2,8 juta kematian sejak virus itu muncul lebih dari setahun yang lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh Universitas John Hopkins.

Baca juga: Presiden Prancis Perintahkan Lockdown Di Seluruh Negeri Dan Menutup Sekolah

Lebih lanjut Maria mengatakan, negara-negara dengan lonjakan transmisi terbesar adalah India, Amerika Serikat, Brasil, Turki, Polandia, Italia, Ukraina, Filipina, Jerman dan Iran, katanya.

Presiden Perancis Emmanuel Macron memerintahkan negara itu melakukan penutupan nasional ketiganya pada Rabu dan mengatakan sekolah akan ditutup selama tiga minggu karena negara itu mencoba untuk menangkis gelombang ketiga infeksi yang mengancam rumah sakit.

“Kami akan kehilangan kendali jika kami tidak bergerak sekarang,” katanya dalam pidato yang disiarkan televisi.

Virus ini “lebih kuat, lebih cepat” dengan munculnya varian baru yang menyebar lebih mudah dan lebih mematikan daripada jenis virus liar asli, kata Dr. Mike Ryan, kepala program darurat WHO. “Kami semua berjuang” dan muak dengan penguncian terbatas,” ujarnya.

“Ini adalah momen yang menentukan dalam pandemi, karena pada saat kami harus tetap berada di jalur dengan semua ini, kami melihat jumlahnya mulai meningkat dan pemerintah kembali ke langkah-langkah pembatasan,” katanya.

Tinggalkan Balasan