Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, April 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Stres Sebenarnya Baik untuk Kamu, Ini Penjelasannya

Topcareer.id – Stres sering dipandang sebagai sensasi negatif. Penyebabnya beragam, seperti tenggat waktu kerja yang menumpuk, drama keluarga dan pertemanan, jadwal kurus yang sibuk, dsb.

Stres terjadi ketika seseorang merasakan ketidakseimbangan antara tantangan dan sumber daya yang mereka miliki untuk menghadapinya, kata Kathleen Gunthert, seorang profesor psikologi di American University.

Para peneliti telah mengidentifikasi dua jenis stres, yakni: distress, yang mengacu pada stres negatif, dan eustress, yang mengacu pada stres positif.

Dalam dosis kecil, para ahli mengatakan stres sebenarnya dapat memiliki beberapa efek positif. Tingkat stres harian yang sedang dan dapat dikelola juga dikenal sebagai ‘eustress,’ dapat membantu melindungi dari kerusakan oksidatif, yang terkait dengan penuaan dan penyakit.

Studi ini diterbitkan dalam Psychoneuroendocrinology. Berikut beberapa keuntungan tak terduga dari stres.

Baca juga: Tips Relaksasi untuk Mengurangi Stres

Stres meningkatkan motivasi
Meskipun stres yang meningkat bisa membuatmu kewalahan, tetapi sedikit stres jika dikelola dengan baik, bisa sangat membantu untuk meningkatkan motivasi kamu.

Misalnya, stres karena tenggat waktu dapat membantu orang lebih fokus dan lebih memperhatikan karena waktu hampir habis.

Stres dapat membangun ketahanan dan mendorong pertumbuhan
Stres juga bisa memaksa orang untuk memecahkan masalah, yang pada akhirnya membangun kepercayaan diri dan keterampilan yang penting untuk pengalaman di masa depan, kata Peter Vitaliano, profesor psikiatri dan ilmu perilaku di School of Medicine di University of Washington.

Dengan peningkatan ketahanan dan kepercayaan diri, orang cenderung merasa tidak terlalu terancam dan lebih bisa mengendalikan situasi mereka.

Stres dapat meningkatkan hubungan
Salah satu manfaat stres yang paling mengejutkan adalah dapat membantu membangun hubungan antar pribadi, yang merupakan kunci kesehatan secara keseluruhan.

“Hubungan sosial adalah salah satu faktor paling protektif, terhadap masalah kesehatan fisik dan mental,” kata Gunthert.

Ketika orang merasa dicintai dan dipahami oleh orang lain, mereka merasa tidak terlalu sendirian dan terisolasi. Berbicara dengan teman dan keluarga saat stres juga dapat membangun dan memperkuat hubungan..

Baca juga: Karyawan Lebih Bahagia dan Minim Stres Jika Perusahaan Lakukan Ini

Stres adalah bagian dari hidup yang bermakna
Hidup tanpa stres belum tentu lebih baik. Ambil contoh, kamu menjadi seorang siswa di sekolah pasca sarjana. Proses lamarannya kompetitif, kursusnya sulit, dan banyak tantangan untuk bisa lulus.

Transisi dari lingkungan akademis ke bisnis bisa menjadi proses pembelajaran. Pada akhirnya, kamu bisa mencapai sesuatu yang bisa dibanggakan.

“Hal-hal yang paling bisa dibanggakan dan paling berarti dalam hidup, salah satunya adalah kesulitan,” kata Gunthert. “Jika kita menghilangkan stres, kita juga akan menghapus banyak makna dalam hidup kita,” tambahnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan